Idul Fitri 1446 H, Bupati Jeneponto Ajak Masyarakat Tinggalkan Perbedaan dan Bersatu Membangun Jeneponto

Idul Fitri 1446 H, Bupati Jeneponto Ajak Masyarakat Tinggalkan Perbedaan dan Bersatu Membangun Jeneponto

S
Syarief

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini, Jeneponto — Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Bupati Jeneponto, Paris Yasir, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengesampingkan perbedaan dan bersatu dalam membangun daerah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutan seragamnya dalam hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah yang dipusatkan di Stadion Mini Turatea, Senin, 31 Maret 2025.

Dalam kesempatan itu, Paris Yasir menekankan pentingnya mempererat tali silaturahmi dan mengedepankan semangat persatuan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghadapi tantangan dan memanfaatkan setiap peluang guna meningkatkan kesejahteraan daerah.

“Idul Fitri adalah momen yang tepat untuk saling memaafkan dan melupakan perbedaan. Mari kita bersama-sama membangun Jeneponto menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” ungkap Paris Yasir di hadapan ribuan warga yang hadir.

Idul Fitri 1446 H, Bupati Jeneponto Ajak Masyarakat Tinggalkan Perbedaan dan Bersatu Membangun Jeneponto

21 Ramadhan yang lalu adalah momentum yang bersejarah bagi Masyarakat Jeneponto, pada hari itu terlaksana pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jeneponto periode 2025-2030. Pelantikan ini bukan hanya tentang Paris Yasir dan Islam Iskandar, tetapi tentang gigihnya perjuangan dan kesabaran masyarakat Jeneponto.

"Kesabaran yang akan menjadi penolong, Ketenangan yang akan menuntun arah, karena takdir akan mencari jalannya sendiri. Pelantikan ini adalah awal dari perjalanan kami, untuk membangun Jeneponto yang lebih maju, adil dan sejahtera dalam bingkai Visi Jeneponto Bahagia (Berkelanjutan, Tangguh, Berdayasaing, Religius, Inklusif dan Melaju)," kata Paris Yasir.

Dalam mementum Idul Fitri, Paris Yasir menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh lapisan masyarakat dan segenap pihak yang terlibat dalam perhelatan demokrasi Pilkada 2024.

"Permohanan maaf yang sebesar besarnya kami sampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat Jeneponto dan segenap pihak yang terlibat dalam perhelatan demokrasi ini, jika ada tindakan dan perkataan yang saling bersinggungan dan melukai perasaan, melalui momentum hari fitri ini semua jembali bersih dan bersatupadu merajut asa dan langkah konkrit menuju jalan kebahagiaan," Paris Yasir.

Idul Fitri 1446 H, Bupati Jeneponto Ajak Masyarakat Tinggalkan Perbedaan dan Bersatu Membangun Jeneponto

Paris Yasir pun mengajak masyarakat Jeneponto untuk meninggalkan perbedaan dan fokus pada tujuan terwujudnya visi misi pembangunan Butta Turatea.

"Perbedaan politik pada pesta demokrasi pada 2024 ibarat warna pelangi yang kini telah sirna, mari kita tinggalkan perbedaan dan fokus pada tujuan. Saatnya kita menempuh jalan bahagia, untuk membangun tanah tempat kita berpijak, tempat kita menghirup udara segar, mari bersatu genggaman tangan yang saling menguatkan untuk mencapai kebahagiaan," ujarnya.

Lebih lanjut, Paris Yasir menyampaikan, Program 99 hari kerja menjadi momentum untuk memulai ikhtiar Paris Yasir dan Islam Iskandar ke depan, mereka ingin mendekatkan dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Mengatasi berbagai permasalahan sosial, seperti penanganan dan pengelolaan sampah, dimana hal ini merupakan tanggungjawab seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah daerah hadir untuk memfasilitasi dan mengelolanya dengan baik, untuk melakukannya diperlukan kesadaran secara menyeluruh dan kolaborasi yang efektif.

"Dalam program 99 hari kerja ini akan menargetkan pengadaan armada pemadam kebakaran sebanyak 5 unit, yang akan kami sebar disetiap daerah pemilihan dan bersifat multifungsi untuk memberikan dan mendekatkan pelayanan kepada Masyarakat. Intervensi proaktif dan responsif pada pertanian, ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemerintahan melalui perubahan mindset secara utuh, dan menciptakan budaya kerja menuju kebahagiaan," Tegas Paris.

Idul Fitri 1446 H, Bupati Jeneponto Ajak Masyarakat Tinggalkan Perbedaan dan Bersatu Membangun Jeneponto

Parisvmengajak kepada seluruh elemen masyarakat, dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga generasi muda, untuk bersatu padu, saling berangkulan dan tak bersekat.

"Mari kita semua bersama-sama membangun daerah yang kita cintai ini, dengan dilandasi semangat persaudaraan dan kearifan lokal a’bulo sibatang accera sitongka tongka, sipakatau, sipakala’biri, dengan memegang teguh budaya siri na pacce," harapnya.