Hubungan Jokowi dan Megawati Terindikasi Meregang, Bambang Pacul: Mereka Sudah Seperti Ibu dan Anak

Hubungan Jokowi dan Megawati Terindikasi Meregang, Bambang Pacul: Mereka Sudah Seperti Ibu dan Anak

Caroline Chintia

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Bambang Wuryanto selaku Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP atau biasa disapa Bambang Pacul mengungkapkan adanya indikasi keregangan hubungan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekanoputri.

Indikasi tersebut masih belum dipastikan, menurut Bambang terdapat berbagai upaya yang meregangkan hubungan antara Presiden Jokowi dengan Megawati.

"Ada indikasi kuat hubungan antara Pak Jokowi dengan ibu mau dijauhkan, itu sudah terjadi sejak lama, ini pengulangan, ini replay lagi," kata Bambang Pacul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 31 Mei 2022. Dilansir dari liputan6.com

Bambang juga akan memasikan hubungan Jokowi dengan Megawati akan terus dekat dan berupaya mengatasi indikasi yang menimbulkan peregangan.

Bambang juga mengungkapkan terkait isi pesan Megawati yang akan disapaikan pada kadernya terkait Jokowi.

"Ini saya kasih bocoran kata-kata Ibu ketua Umum, gini ngomong di antara kader nih. Pak Jokowi itu dilahirkan oleh PDI Perjuangan, dari rahim PDI Perjuangan, dan dibidani oleh Bu Megawati Soekarnoputri ketua umum. Itu kata ibu," kata Bambang Pacul.

Bahkan, Jokowi menganggap hubungan dengan Megawati seperti hubungan ibu dan anak.

"Pak Jokowi sendiri pernah ngomong sama saya, saya sama ibu itu sama seperti anak dan orang tua," tegas Bambang Pacul.

Berdasarkan hal ini, Bambang sangat yakin tidak ada jarak antara Jokowi dengan Megawati bahkan ia berani menampik isu negatif terkait keduanya berkonflik.

"One hundred percent saya jamin bahwa Pak Jokowi tak akan pernah bertabrakan dengan Bu Megawati," kata dia.

Bambang yakin Jokowi nanti pasti akan bertemu kembali dengan Megawati, karena jika keduanya kembali bertemu tentu akan menggagalkan upaya meregangkan hubungan keduanya.

"Nanti ibu ketemu Pak Jokowi (isu renggang) selesai," kata Bambang Pacul.

Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri mengingatkan kepada para kader partainya untuk mempersiapkan diri menghadapi penyelenggaraan Pemilu 2024.

Sebab, dalam waktu dekat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan proses verifikasi.

"Tentu kita harus dapat membuktikan bahwa kita memenuhi peraturan sebagai calon partai peserta pemilu," kata Megawati saat memberikan pengarahan dalam acara halal bihalal secara virtual dengan tiga struktur Partai, Rabu, 25 Mei 2022

Megawati meyakini, ada tiga hal yang harus diperhatikan sebagai partai politik yang memiliki kepentingan untuk memajukan bangsa dan negara.

Pertama, kata Megawati, adalah keyakinan. Kedua, adalah niat dengan bismillah. Kemudian, ketiga adalah kemauan untuk bekerja.

"Kalau hanya satu atau dua tidak akan mungkin bisa. Ketiganya harus kita punya. Dengan demikian saling bergotong royong," ucap Megawati.

Dalam momen ini, Megawati juga mengumumkan bahwa Rakernas kedua PDIP akan diadakan pada tanggal 21-23 Juni 2022.

Jadwal Rakernas ini dimundurkan dari rencana semula, karena menunggu keputusan tahapan resmi Pemilu oleh KPU.