"Amerika sebagai kampiun demokrasi di dunia ini hanya kota New York yang melakukan pemilihan kepala daerahnya dengan sistem one man one vote," ungkap Andi Hendra yang juga mantan aktivis Makassar ini.
Dari unsur masyarakat sipil, Irwan AR melihat wacana Pemilu tidak langsung yang belakangan mengemuka sebagai refleksi dari berbagai dinamika dan persoalan demokrasi yang selama ini dihadapi Indonesia.
"Bukan hanya soal biaya poltik yang besar tapi juga biaya sosial dengan segresasi soail di akar rumput yang sudah parah, bagaimana pilkada membuat sebuah kuburan harus dipindahkan oleh keluarga yang saling berseberangan pilihan hingga sepasang suami istri harus cerai karena berbeda pilihan," ujar Irwan. AR.
Sejalan dengan itu, Ketua Umum HMI Cabang Makassar, Sarah Agussalim, menilai bahwa mekanisme Pemilu yang ada saat ini masih terbuka untuk diperbaiki. Menurutnya, upaya perbaikan tersebut penting dilakukan demi meningkatkan kualitas kepemimpinan dan wakil rakyat Indonesia di masa yang akan datang.
Dialog publik ini, ditutup dengan pemotongan tumpeng Milad 79 Tahun HMI.










