Jokowi Marah Minyak Goreng Mahal, Helmi Felis: Anda Dibayar untuk Kerja Bukan Emosi

Jokowi Marah Minyak Goreng Mahal, Helmi Felis: Anda Dibayar untuk Kerja Bukan Emosi

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Helmi Felis menanggapi sikap Presiden Jokowi yang marah lantaran harga minyak goreng mahal karena produsen cenderung memilih ekspor ketimbang menjual kebutuhan pokok itu di dalam negeri.

Helmi Felis pun lewat cuitannya di Twitter, Jumat 22 April 2022, awalnya membagikan sebuah link artikel pemberitaan terkait sikap Jokowi yang marah lantaran harga minyak goreng mahal.

Mengutip isi artikel pemberitaan yang dimuat detikcom itu, disebutkan Presiden Jokowi mengaku kesal terkait minyak goreng.

Jokowi lewat unggahannya di Instagram menyebut, penyebab tingginya harga minyak goreng di Indonesia karena produsen cenderung memilih ekspor ketimbang menjualnya di dalam negeri.

"Mengapa harga minyak goreng ini tinggi? Ya, karena harga di luar, di pasaran internasional, sekarang sedang tinggi-tingginya. Produsen cenderung ingin mengekspor," ujar Presiden Jokowi.

Lebih lanjut, Presiden juga meminta agar aparat penegak hukum mengusut permainan para mafia minyak goreng.

"Oleh karena itu, terkait dengan penyidikan oleh Kejaksaan Agung atas kasus minyak goreng, saya meminta agar aparat hukum bisa mengusut permainan para mafia minyak goreng ini sampai tuntas," tegasnya.

Menanggapi sikap Jokowi itu, Helmi Felis pun menilai persoalan minyak goreng tak bisa selesai hanya dengan menunjukkan kekesalan.

"Anda tidak cukup hanya dengan kesal. Ya Allah ni orang," cuit Helmi Felis.

Menurutnya, Jokowi sebagai Presiden dibayar negara untuk bekerja dengan baik dan bukannya untuk mengekspresikan sikap marah di hadapan rakyat terkait harga minyak goreng mahal itu.

"Anda Presiden Republik Indonesia, geram itu bukan kinerja. Anda dibayar untuk menghasilkan kinerja yang baik, Bukan untuk mengekspresikan emosi anda didepan rakyat. Semoga ada perubahan pak," ujarnya.