Terkini.id, Makassar - Bakal calon presiden dari Partai NasDem, Anies Baswedan mencari keberadaan Prabowo Subianto saat menghadiri Rakernas Apeksi yang digelar di Kota Makassar, Kamis 13 Juli 2023.
Ketika hendak meninggalkan lokasi acara Rakernas Apeksi di Makassar, Anies Baswedan sempat menanyakan kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya perihal keberadaan Prabowo Subianto.
Diketahui, pihak penyelenggara dalam acara itu mengundang tiga Bacapres yakni Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.
"Ini ke mana sekarang? Ada Pak Prabowo di sini?" tanya Anies Baswedan ke Bima Arya.
Menjawab pertanyaan Anies tersebut, Bima mengatakan kemungkinan Prabowo Subianto belum tiba di lokasi penyelenggaraan acara tersebut.
Lantaran tak bisa bertemu Prabowo di momen kegiatan itu, Anies Baswedan pun menitipkan salam untuk Ketua Umum Partai Gerindra itu.
"Sampaikan salam sama beliau ya," ucap Anies Baswedan sembari pergi meninggalkan lokasi venue Rakernas Apeksi 2023.
Anies Baswedan dalam acara itu sempat menyampaikan pidatonya di hadapan 88 Wali Kota se-Indonesia yang menghadiri Rakernas Apeksi tersebut.
Dalam pidatonya, Anies berbicara soal ketimpangan di Indonesia. Ia mencatat bahwa Jakarta merupakan kota yang paling terang, sementara ketika masuk ke wilayah Sumatra menjadi titik kecil, dan saat masuk ke Indonesia Timur menjadi gelap.
Menurutnya, hal itu menggambarkan ketimpangan yang luar biasa antara daerah-daerah di Indonesia, dan Anies Baswedan berpendapat bahwa tidak perlu menggunakan statistik untuk melihat perbedaan tersebut.
"Program ke depan kita ingin melihat seluruh kota menyala pada malam hari saat dilihat dari udara," kata Anies Baswedan saat menyampaikan pidatonya di Rakernas Apeksi 2023 di Gedung Upper Hills, Jalan Metro Tanjung Bunga, Kota Makassar.
Di sisi lain, ia menyebut ada tiga level kebijakan publik yang perlu diperhatikan dalam menghadapi problematika Indonesia di masa depan.
Pertama adalah level gagasan, yang melibatkan pembuatan konsep dan ide-ide inovatif untuk menangani masalah-masalah yang ada.
Kemudian, narasi harus dibuat untuk menjelaskan gagasan-gagasan tersebut kepada publik secara jelas dan terbuka.
Hal ini, kata Anies, penting dilakukan agar masyarakat dapat memahami dan mendukung kebijakan yang diusulkan.
Terakhir, menurut Anies Baswedan, eksekusi atau implementasi kebijakan tersebut harus dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk mencapai hasil yang diharapkan.










