Habib Bahar Bebas, Ade Armando: Dia Ancaman NKRI Layaknya HRS

Habib Bahar Bebas, Ade Armando: Dia Ancaman NKRI Layaknya HRS

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Pegiat media sosial, Ade Armando menanggapi soal bebasnya Habib Bahar bin Smith dari penjara. Ia pun menyebut, pasca bebas ustaz muda tersebut akan menjadi ancaman bagi keutuhan NKRI.

Tanggapan terkait bebasnya Habib Bahar bin Smith itu disampaikan Ade Armando lewat videonya yang tayang di kanal YouTube Cokro TV, seperti dilihat pada Rabu 24 November 2021.

Dalam tayangan videonya itu, awalnya Ade Armando menilai Habib Bahar merupakan sosok yang cenderung kasar, kotor, dan perilakunya sangat agresif.

Bahar, kata Ade, bahkan tidak segan-segan melakukan kekerasan fisik dan memobilisasi pengikutnya untuk melakukan perusakan dan penghancuran.

"Saya membicarakan Bahar bin Smith karena dia baru saja dilepaskan dari penjara. Dan langsung saja melalui kuasa hukumnya menyatakan bahwa dia siap berdakwah dan kembali berjuang bersama Imam Besar Habib Rizieq Shihab. Lalu, apakah kita perlu khawatir dengan kehadirannya?," ujar Ade Armando.

Menurutnya, Bahar adalah tipe ulama perusak Islam. Jika dibiarkan, dia disebut akan menggunakan Islam sebagai sumber malapetaka dan akan membuat lawannya ketakutan serta memilih menghindar darinya.

"Omongannya kotor dan kasar. Dia berulangkali menyatakan PDIP adalah sarang PKI. Di tengah proses Pilpres 2019 yang panas, Bahar bahkan menyebut Presiden Jokowi sebagai pengkhianat bangsa, negara dan rakyat," tuturnya.

Oleh karena itu, Ade Armando meminta kepada publik agar tidak menjadikan Habib Bahar sebagai ulama lantaran hanya akan menyebarkan kerusakan di muka bumi.

Ade pun mengaku yakin Habib Bahar dia tidak akan berubah atau insyaf meskipun sudah merasakan hukuman penjara. Sebab, dia adalah penjahat bertipe kambuhan yang akan kembali mengulang kejahatannya ketika dibutuhkan.

Mengutip Hops.id, Ade Armando juga menilai para pendukung Habib Bahar selama ini menggambarkan penahanan idola mereka itu sebagai kebencian Jokowi atas umat Islam.

"Kita tak perlu takut, orang semacam Bahar bakal semakin menjadi-jadi kalau kita takut. Kalau dibiarkan, dia bisa menjelma menjadi sosok Habib Rizieq dan akan mengancam RI. Kita harus bersekutu untuk melawannya dan orang-orang di belakangnya," ujarnya.