Geger! Rekening Amel Subang Diduga Dapat Dana dari Pejabat, Peramal Ungkap Kaitannya dengan Pembunuhan

Geger! Rekening Amel Subang Diduga Dapat Dana dari Pejabat, Peramal Ungkap Kaitannya dengan Pembunuhan

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Belakangan ini, publik cukup geger dengan dugaan bahwasanya rekening Amalia Mustika Ratu alias Amel mendapat aliran dana dari pejabat.

Hal itu bermula dari kabar bahwa pihak kepolisian memutuskan untuk memperdalam pencarian barang bukti guna memperoleh keterangan lebih lanjut atas kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.

Nah, salah satu langkah yang ditempuh pihak kepolisian, yaitu dengan menelusuri rekening bank milik Amalia Mustika Ratu (Amel).

Lantas, adakah kaitannya dengan pembunuhan sang gadis dan ibunda?

Dalam hal ini, seorang peramal atau ahli tarot Jeng Nimas memprediksi bahwa pihak kepolisian bukan tanpa sebab memutuskan untuk menelusuri rekening bank Amel.

Dilansir terkini.id dari Kabarbesuki via Lingkarkediri pada Kamis, 21 Oktober 2021, ia memprediksi bahwa rekening tersebut diduga mendapat aliran dana dalam jumlah besar dari seseorang yang mencurigakan.

Oleh karena itu, menurut Jeng Nimas, kasus pembunuhan yang dialami Amel dan Tuti ada hubungannya dengan aliran dana besar yang mencurigakan tersebut.

Dari terawangannya, ia menjelaskan ada sebuah masalah yang harus diselesaikan oleh Amel dan Tuti.

Namun, diduga saat itu Tuti enggan untuk mengeluarkan dana sehingga terjadilah peristiwa pembunuhan tersebut.

Kendati demikian, Jeng Nimas juga mengingatkan bahwa itu masih menjadi sebuah prediksi atau asumsi yang bisa salah.

"Dari sini saya bisa mengambil benang merah ya, guys, tapi ini masih asumsi," ujarnya.

"ita kedepankan asas praduga tidak bersalah."

Kemudian Jeng Nimas mencoba menyimpulkan bahwa ada kemungkinan seseorang yang memberikan dana besar tersebut berasal dari seseorang kalangan atas (pejabat).

Ia menjelaskan bahwa setelah orang itu mentransfer ke rekening Amel dan berusaha menarik kembali, Bu Tuti agak ogah-ogahan alias agak susah diatur, bahkan berusaha untuk tidak mengembalikan.

Hal tersebut diduga menjadi awal terjadinya pertengkaran yang pada akhirnya berujung pada kasus pembunuhan.

Di akhir, Jeng Nimas mengingatkan kembali bahwa prediksi atau ramalan bisa benar dan bisa salah.

Oleh karena itu, diharap semua menunggu pihak kepolisian untuk mengungkap kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang.