Terkini.id, Makassar - Front Mahasiswa Nasional (FMN) Cabang Makassar Menggelar aksi Kampanye untuk merespon sikap pemerintahan Jokowi dalam mengatasi penyebaran Virus Covid 19 di Fly over Jl AP. Pettarani Makassar pada Jum’at 20 Maret 2020 dimulai dari puku 16.00 sampai pukul 17.20 WITA.
Aksi yang diikuti 7 orang mahasiswa yang masing-masing memegang pamflet yang bertuliskan kritikan-kritikan terhadap pemerintah dan sambil meneriakkan yel-yel “Kesehatan Tanggung Jawab Negara,”
Henri For Jebs selaku ketua umum FMN Cabang Makassar menegaskan bahwa Pemerintahan Jokowi tidak serius menangani penyebaran virus Covid 19 pasalnya sampai saat ini angka kematian akibat Covid 19 terus mengalami peningkatan yang signifikan per tanggal 20 maret sudah 32 orang meninggal sementara yang positif 369 orang.
“Saya melihat masih terbatasnya alat cek laboratorium untuk seluruh rumah sakit, pemerintah juga tidak memfasilitasi daerah-daerah yang terdampak dengan medistribusikan seperti masker, hand sanitizer, dan vitamin. Sementara tenaga medis sebagai garda terdepan menghadapi Covid 19 namun pemerintah tidak memberikan fasilitas standar untuk keamanan diri,” Tegasnya.
Bukan hanya itu FMN Cabang Makassar menyoroti nasib Pelajar dan Mahasiswa Indonesia Akibat kebijakan meliburkan Sekolah dan Kampus sebagai bentuk antisipasi Pemerintah untuk menghadapi Covid 19 .
Henri Mengatakan Sistem Belajar jarak jauh tidak akan berjalan efektif karena tidak semua Institusi memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menunjang sistem tersebut seperti Internet dan Teknologi, seperti Kampus yang menerapkan Pembelajaran online akan berdampak buruk bagi mahasiswa yang mengalami kesulitas mengakses jaringan internet yang memadai.
“Setidaknya biaya yang bertambah untuk kebutuhan internet, Mahasiswa yang membayar uang kuliah per-semesternya untuk memenuhi kebutuhan operasional pembelajaran tatap muka harian yang tidak berjalan, seharusnya mahasiswa mendapatkan kembali sebagian uang semesternya,”Lanjut Henri.
Berikut Tuntutan FMN Cabang Makassar :
1 .Pemerintah Harus Menjamin ketersediaan fasilitas kesehatan dengan melakukan pengecekan dini penyebaran Covid 19 hingga ke Desa, kampung dan tempat kerja.
2. Pemerintah Harus Menjamin ketersediaan alat penunjang kesehatan dan pencegahan virus seperti Masker, Hand sanitizer dan Vitamin secara gratis, khususnya bagi kelas buruh, kaum tani, pedagang kecil, dan rakyat miskin lainnya.
3. Pemerintah harus menjamin ketersediaan pangan dan kebutuhan pokok yang murah sehingga mudah dijangkau oleh rakya.
4. Pemerintah harus memastikan tidak ada PHK bagi kalangan kelas buruh dan pekerja lainnya, jika pabrik dan kantor diberhentikan sementara, upah para pekerja harus tetap dibayar secara penuh.
5. Pemerintah dalam menjalankan pembelajaran jarah jauh (online) harus memberikan kepada sekolah dan peserta didik fasilitas yang menunjang dan peningkatan kemampuan untuk menjalankan metode tersebut.
6. Kampus dan Sekolah harus mengembalikan uang bayaran/semester kepada peserta didik. Karena pembelajaran jarak jauh tidak membutuhkan kebutuhan operasional sebagaimana biasanya dan justru memberi beban biaya tambahan bagi peserta didik untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (online).
7. Berikan fasilitas pengaman diri dan insentif yang layak bagi segenap tenaga medis dan sukarelawan yang berjuang menyelamatkan rakyat.










