Fahri Hamzah Ngaku Enggan Jadi Bagian dari Pemerintahan Jokowi, Netizen: Emang Gak Mungkin Presiden Narik Loe!

Fahri Hamzah Ngaku Enggan Jadi Bagian dari Pemerintahan Jokowi, Netizen: Emang Gak Mungkin Presiden Narik Loe!

Mahipal

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah ngaku enggan jadi bagian dari pemerintahan Jokowi, dirinya juga menegaskan bahwa ia bukan pendukung Presiden Jokowi.

Pernyataan tersebut disampaikan Fahri Hamzah dalam tulisan cuitan twitternya yaitu akun @Fahrihamzah, kemudian cuitan tersebut menuai banyak komentar.

Salah satu netizen dengan akun twitter @Zafana5758 menuliskan komentar pedas, dirinya singgung Fahri Hamzah dengan menuliskan bahwa Jokowi memang tidak mungkin menarik Fahri Hamzah masuk pemerintahan.

Menurutnya, masih ada banyak opsi lain yang lebih baik untuk ditarik Jokowi masuk pemerintahan.

"Memang ga mungkinlah pak @jokowi mau narik loe masuk pemerintahan," tulis sang netizen dalam kolom komentar cuitan twitter @Fahrihamzah, sebagaimana dilansir pada Sabtu, 5 Maret 2022.

"Masih banyak pilihan yang lain, dan soal pengunduran Pilpres, beliau udah tegas berkali2,... tidak ada," tulis sang netizen melanjutkan.

"Jd ga usah menghayal sampe makzulin presiden. Mimpi di siang bolong!," tulis sang netizen menandaskan.

Fahri Hamzah Ngaku Enggan Jadi Bagian dari Pemerintahan Jokowi, Netizen: Emang Gak Mungkin Presiden Narik Loe!
Komentar netizen (twitter @Fahrihamzah)

Sementara itu, dalam cuitannya Fahri Hamzah mengaku bahwa dirinya bukan pemilih Jokowi selama 2 periode.

Selain itu, dirinya juga mengaku bukan pendukung Jokowi dan enggan masuk ke pemerintahan Presiden Jokowi.

"Sekali lagi saya selama dua periode bukan pemilih pak Jokowi," tulis Fahri Hamzah dalam cuitannya.

"Bukan pendukung Jokowi, tidak pernah menjadi tim sukses pak Jokowi," tulis Fahri Hamzah melanjutkan.

"Dan tidak ingin menjadi bagian dari pemerintahan pak Jokowi," tulis Fahri Hamzah melanjutkan.

"Tapi saya tidak mau ada presiden lagi yang berakhir secara tragis dan memalukan," tulis Fahri Hamzah menandaskan.