Erick Thohir Blak-Blakan Bongkar Kelakuan Anak Cucu BUMN, Berikut Detailnya

Erick Thohir Blak-Blakan Bongkar Kelakuan Anak Cucu BUMN, Berikut Detailnya

Alfiyah Rizzy

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan kelakuan anak-cucu perusahaan pelat merah (perusahaan milik keluarga pejabat).

Tak jarang anak-cucu BUMN dibentuk untuk menyedot keuntungan holding atau induk perusahaan.

"Kan kadang-kadang begini, holdingnya sehat tapi dibuatlah anak-cucu yang menyedot daripada keuntungan daripada holdingnya," katanya saat ditemui wartawan di Kementerian BUMN, Rabu, 12 Januari 2022 dilansir dari detik.com

Menurutnya anak-cucu BUMN yang kelakuannya bak lintah dan menyedot darah manusia itu harus dibongkar.

"Nah ini yang harus kita bongkar dan stop dan kurangi, karena supaya apa? Kita ingin membuat holding-holding yang kuat dalam menghadapi persaingan pasar, persaingan pasar ketika kita lihat sekarang seperti hari ini supply chains ini sedang terdisrupsi," jelasnya.

Ia berharap BUMN bisa tumbuh sebagai perusahaan yang sehat, efisien dan berdaya saing.

Dia mencontohkan perusahaan pelat merah di sektor perbankan yang mampu bersaing dengan bank swasta hingga asing.

"Contoh di gruping daripada industri perbankan, ketika ada swasta, asing tetap BUMN sebagai penyeimbang bahkan bisa mengintervensi. Dan kita bisa buktikan di Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) ada BRI, ada Mandiri, ada bank syariah sekarang, ada juga Bank BNI," katanya.

Erick dan pihaknya akan terus merampingkan jumlah BUMN termasuk anak-cucu perusahaannya. Hal itu telah dilakukan di beberapa perusahaan.

"Kalau ingat juga BSI itu penggabungan 3 anak perusahaan BUMN. Jadi ini yang kita lakukan, dan apakah sekarang stop? Terus kita akan tekan karena inefisiensi ini tidak boleh terus terjadi. Kita harus pastikan juga BUMN sebagai lokomotif yang sehat karena 1/3 dari pada kekuatan ekonomi kita di BUMN," pungkasnya.