Terkini.id, Jakarta - Elon Musk diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang pramugari SpaceX dan berusaha untuk menutupi kasus tersebut dengan membayar uang kompensasi kepada sang pramugari.
Dilansir dari detik.com, Jumat 20 Mei 2022, pramugari wanita yang tidak diketahui namanya tersebut diminta oleh Elon Musk untuk melakukan pijat badan seluruh tubuh di ruangannya.
Diketahui bahwa salah satu layanan untuk eksekutif dalam penerbangan SpaceX adalah mendapatkan pijat seluruh tubuh.
Hal tersebut juga telah diketahui oleh sang pramugari, karena supervisor mereka menyuruh untuk para pramugari mengambil kelas pijat.
Ketika sang pramugari ingin melakukan tugasnya dan masuk ke dalam ruangan Elon Musk, bapak beranak dua tersebut telah dalam posisi telanjang hanya menutupi bagian privatnya saja.
Pada saat pramugari tersebut dalam ruangannya, Elon Musk menyentuh pramugari tersebut sambil menawarkan akan membelikan dirinya kuda jika bisa berbuat lebih.
Pada saat Elon Musk meminta pijat seluruh tubuh di ruangannya, hal tersebut disaksikan oleh teman pramugari tersebut.
Teman pramugari tersebut memberikan keterangan bahwa setelah kejadian pelecehan seksual tersebut, sang terduga korban mengalami stress, cemas dan jam kerjanya dalam SpaceX dikurangi.
"Dia sadar keadaan bisa kembali normal dan dia bisa pura-pura tidak terjadi apa-apa. Tapi dia mulai merasa seperti menerima balasan ketika jam kerjanya dikurangi dan dia mulai jadi stres," kata teman sang pramugari, dikutip dari detik.com, Jumat 20 Mei 2022.
Akibat perbuatan tidak pelecehan seksual tersebut, pramugari wanita itu menghindari Elon Musk pada saat menjadi pekerja di SpaceX.
Pramugari tersebut langsung melaporkan Elon Musk terkait pelecehan seksual yang dilakukannya. Namun Elon Musk tidak menggubrisnya.
Elon Musk malah memberikan ia uang sebesar Rp3,6 miliar untuk menyelesaikan masalah ini dengan cepat supaya tidak masuk dalam persidangan.
Tanggapan Elon Musk sendiri terkait tuduhan pelecehan seksual ini, dirinya mengaku tidak ambil pusing. Menurutnya kasus pelecehan seksual ini memiliki unsur politik.
"Jika aku suka melakukan pelecehan seksual, ini mungkin bukan untuk pertama kalinya terungkap dalam 30 tahunku berkarier," ujar Elon Musk.










