Menurut Andi Arief, warisan lain seperti kesejahteraan ekonomi akan sulit untuk diraih Pemerintahan Jokowi sebab situasi ekonomi yang krisis di tengah pandemi.
“Kesempatan Pak Jokowi meninggalkan legacy positif buat kemakmuran sulit didapatkan karena krisis kembar ekonomi dan pandemi belum ada tanda bisa diatasi. Paling mungkin Pak Jokowi meninggalkan legacy demokrasi dengan mengembalikan kebebasan berpendapat, menormalkan UU Pemilu,” tulisnya.
Untuk diketahui, belakangan ini pembicaraan publik memang diramaikan dengan persoalan kebebasan berpendapat dan juga UU Pemilu.
Persoalan kebebasan berpendapat disoroti sebab dugaan adanya buzzer pemerintah dan juga adanya UU ITE yang dinilai memiliki banyak pasal karet.
Masyarakat dan tokoh-tokoh publik pun mendesak kedua hal tersebut diatasi menyusul pernyataan Jokowi bahwa masyarakat harus aktif memberi kritikan kepada pemerintah.
Sementara itu, UU Pemilu juga menjadi bahasan lain yang sedang didorong oleh beberapa partai, salah satunya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mendukung revisi UU Pemilu.










