Terkini.id, Jakarta - Untuk mencari penyebab kebakaran di Kilang Cilacap. Pertamina diminta agar dilakukan investigasi secara menyeluruh pasalnya diketahui bahwa, kebakaran kilang ini adalah yang ketiga kalinya terjadi di tahun 2021.
Hal tersebut bahkan disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VII DPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno.
“Sampai dengan hasil investigasi keluar, kami meminta Pertamina menahan diri menyampaikan dugaan penyebab kebakaran karena itu dapat membuat masyarakat bingung,” kata Wakil Ketua Komisi VII DPR dari Fraksi PAN Eddy Soeparno.
Sekjen PAN itu bahkan menyebutkan kebakaran tersebut terjadi karena sambaran petir, namun hal tersebut tidak ditelannya mentah-mentah. Dia bahkan meminta agar aparat turun tangan untuk mencari tahu penyebab terbakarnya kilang minta tersebut.
“Apabila jika informasi yang disampaikan misalnya kebakaran terjadi karena sambaran petir seperti informasi yang terjadi di kebakaran Kilang Balongan beberapa waktu lalu dan terbukti salah,” tuturnya.
Selain itu Eddy Soeparno juga meminta Pertamina meningkatkan secara signifikan proses pengawasan, perawatan dan protokol pengamanan dari seluruh kilang pertamani.
“Kami sudah sampaikan hal itu saat kebakaran di Kilang Cilacap dan Balongan Pertaminna sebelumnya. Namun kebakaran kembali terjadi saat ini,” katanya.
Berkaitan dengan dampak kebakaran kilang, Eddy Soeparno meminta Pertamina untuk tetap mengamankan pasokan Pertalite di seluruh Indonesia. Dikutip dari Detikcom. Minggu, 14 November 2021.
“Karena yang terbakar ini adalah Kilang yang berisi Pertalite, maka jangan sampai kebakaran Kilang menyebabkan goncangan pasokan Pertalite bagi konsumen di seluruh Indonesia,” ucapnya.
Pertamina belum tahu penyebab kebakaran Kilang minyak Pertralite di Cilacap, pemadaman masih dimaksimalkan.
Pihaknya akan memanggil direksi perusahaan minyak milik Negara tersebut untuk mencari tahu penyebab terjadinya kebakaran tersebut.
“Kami di Komisi VII DPR RI juga akan memanggil Direksi Pertamina dan meminta penjelasan mengapa dalam setahun terjadi kebakaran Kilang berulang sampai 3 kali,” tutupnya.










