Dukung Program Pemberdayaan Petani Sawit, Gus Yahya: Mayoritas Petani Sawit Sumatera Warga NU

Dukung Program Pemberdayaan Petani Sawit, Gus Yahya: Mayoritas Petani Sawit Sumatera Warga NU

LA
Lilis Adilah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau akrab disapa Gus Yahya memberikan dukungan terhadap program pemerintah Pemberdayaan Petani Sawit.

Program ini dihadirkan sebagai salah satu pendorong perekonomian masyarakat pedesaan dan meningkatkan kinerja ekonomi desa.

Gus Yahya telah menyatakan dukungannya terhadap program ini karena warga yang masuk dalam program ini adalah warga NU.

“Mayoritas petani sawit di Sumatera dari Aceh sampai Lampung adalah warga NU, bahkan banyak yang menjado pengurus. Oleh karena itu, PBNU mendukung program bantuan tanam sawit bagi para petani yang dihancurkan pemerintah”, kata Gus Yahya, dikutip dari laman Antara, Jumat 4 Maret 2022.

Gus Yahya dalam kegiatan temu tani sekaligus Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) menambahkan bantuan kepada petani sawit merupakan salah satu dari serangkaian kerja sama NU dengan Pemerintah dari berbagai kementerian.

Gus Yahya mengatakan jika selama ini NU telah bekerjasama dengan banyak kementerian seperti kerja sama dalam program kampung nelayan dengan Kementerian Lingkunagn Hidup dan Kehutanan serta Kementerian BUMN.

“PBNU ingin membantu pemerintah untuk bisa diperankan dalam program-program yang bersentuhan langsung dengan rakyat”, katanya.

Dalam kegiatan PSR dan Temu Pekebun Sawit di Desa Kencana Mulia, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, dalam rangka peringatan hari lahir NU ke 96, turut dihadiri Menteri Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Airlangga mengatakan kegiatan replating sawit di lahan kebun kelapa sawit milik Koperasi Serasa Mulya, Koperasi Maju Bersama, dan Gapoktan Sepakat, dengan luas lahan 328,5 hektare menjadi salah satu bukti nyata dukungan pemerintah.

Program PSR juga digadang-gadang merupakan program strategis nasional sebagai uoaya pemerintah dalam meningkatkan produktifitas tanaman sawit.