Diisukan Berkoalisi dengan PDIP di Pilpres, Gerindra: Prabowo dan Megawati Terus Komunikasi

Diisukan Berkoalisi dengan PDIP di Pilpres, Gerindra: Prabowo dan Megawati Terus Komunikasi

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Sekretaris Jendral (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani menanggapi soal isu partainya akan berkoalisi dengan PDIP di Pilpres 2024 mendatang.

Muzani mengungkapkan, Gerindra dan PDIP saat ini memiliki suara yang cukup tinggi dan memiliki potensi untuk menang pada Pilpres 2024 nanti.

Ia pun menjelaskan soal kedekatan antara Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Menurut Muzani, saat ini komunikasi Prabowo dan Megawati terus berjalan baik dan berlangsung harmonis.

"Dalam arti Pak Prabowo dengan Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri) komunikasinya berjalan terus, di tingkat kami (elit partai) juga berjalan terus komunikasi itu," ujar Ahmad Muzani, Rabu 24 Maret 2021 seperti dikutip dari Sindonews.com.

Kendati demikian, Muzani tidak ingin berspekulasi lebih lanjut terkait kemungkinan Gerindra dan PDIP berkoalisi di Pilpres 2024.

Pasalnya, kata Muzani, pemilihan presiden tersebut masih terbilang cukup jauh yakni sekitar tiga tahun lagi. Terlebih menurutnya, Megawati dan Prabowo saat ini sama-sama sibuk dengan kepentingannya masing-masing.

Maka dari itu, ia tak ingin terburu-buru dalam memberikan pernyataan terkait koalisi antara PDIP dan Gerindra.

"Pak prabowo juga harus bekonsentrasi kepada tugas yang diembannya sebagai pembantu presiden di bidang pertahanan dan tentu saja semua itu harus berjalan. Sehingga kita sekali lagi tidak ingin, atau terburu-buru," tutur Muzani.

Mengutip Hops.id, Ahmad Muzani juga menegaskan bahwa belakangan ini partainya terus menjaga komunikasi dengan sejumlah partai politik lainnya seperti Golkar dan PKS.

Menurutnya, Gerindra layaknya seorang sahabat terus terbuka terhadap komunikasi dan segala masukan yang ada dari parpol lainnya.

Oleh sebab itu, menurut Muzani, Partai Gerindra tidak menutup kemungkinan terciptanya sebuah koalisi dari hubungan baik tersebut. Termasuk dengan PDIP.

"Sebagai sahabat, saya kira terbuka (koalisi)," ujarnya.