Terkini.id, Makassar - Salah satu aktivis perempuan di Makassar, Dian Aditya Ning Lestari atau Dian Aditya Ning Lestari ikut meramaikan pesta demokrasi dengan menjadi Calon Legislatif Dapil 1 Kota Makassar dari Partai Nasdem.
Alumni Universitas Indonesia Jurusan Hubungan Internasional (2009-2014) ini aktif di isu perempuan sejak lulus kuliah dan ketika pulang ke Makassar.
Diku merupakan putri daerah, yang ingin mengabdikan dirinya pada pembangunan kota Makassar.
Ada tiga isu Sentral yang disasar Diku, yakni lingkungan, perempuan, dan anti kekerasan (kekerasan terhadap minoritas, dan minoritas gender)
Diku merupakan Co-Founder dari Indonesian Future Leaders, LSM Nasional pada tahun 2009. Pada saat kuliah, Diku dua kali menjadi delegasi untuk Harvard Model United Nations. Disitu Diku mengasah keterampilan negosiasi, public speaking, dan legal drafting.
Diku menganggap banyak isu yang belum ada solusinya di Kota Makassar dan berharap menjadi solusi tersebut. Diku juga ingin menginspirasi perempuan Makassar untuk maju.
Terkait isu pernikahan anak, Diku ingin anak-anak utamanya perempuan untuk mengenyam pendidikan tinggi dahulu, bukan dinikahkan. Walau pernikahan anak memang terjadi karena faktor ekonomi dan budaya.
Terkait isu minoritas, Diku ingin Makassar menjadi kota yang damai. "Sering di Jakarta saya disinggung, apa Makassar Kota yang Kasar? Padahal Makassar tidak kasar," jelas dia saat menyinggung pengeboman gereja yang terjadi beberapa tahun lalu.
"Selain itu, minoritas juga sering diperlakukan tidak adil di Makassar".
Terkait isu begal, Diku ingin agar mereka dirangkul dengan solusi yang humanis, bukan militeristik.










