Terkini.id, Jakarta – Paket mengerikan yang diterima Habib Bahar bin Smith di pondok pesantren miliknya. Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri Amriel memberikan komentar terkait rakaian terror tersebut.
Reza Indragiri Amriel menilai pengiriman kepala anjing busuk itu ke Habib Bahar bin Smith memiliki pesan maut di baliknya.
“Apa lagi tafsiran yang bisa dibangun, kecuali bahwa tidakan sedemikian rupa adalah pesan maut,” kata Reza, Sabtu, 1 Januari 2022.
Seperti yang dilansir dari Suaracom. Minggu, 2 Januari 2022, menurut Reza, penerima paket dianggap berisiko menjadi sasaran kekerasan, yang dapat mengakibatkan kematian.
Hal tersebut bisa terjadi jika penerima bertindakdi luar keinginan pengirimnya. Pihak pengirim boleh jadi dapat dikenai sanksi pidana berdasarkan pasar 335 KUHP.
Menurutnya pengirim bungkusan berisi kepala binatang barangkali memendam amaraah, sakit hati, kebencian atau perasaan-perasaan negatif lainnya.
"Pertanyaannya, mengapa suasana batin semacam itu diekspresikan dengan terlebih dahulu membunuh binatang lalu mengirimnya ke pihak penerima?," ucap Reza
Sebelumnya, Habib Bahar dikirimi paket berisi tiga kepala binatang ke Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin pada Jumat, 31 Desember 2022 dini hari lalu.
Pengacara Habib Bahar, Aziz Yunar membenarkan hal tersebut. Menurutnya, kiriman paket itu merupakan sebuah teeror yang ditujukan untuk kliennya.
Dalam channel YouTube Refly Harun, disebutkan tiga potongan kepala anjing yang dikirim ke Habib Bahar bin Smith, dilemparkanorang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor.
Dalam video dan foto yang beredar, diketahui ada tiga kepala anjing yang sudah dipotong dari badannya.
Semuanya dimasukkan ke dalam kardus hingga akhirnya diketahui penghuni pondok pesantren.










