Warning: Undefined variable $catParent in /home/terkini/public_html/webapp/trial/phpdemo/class/td_module.php on line 845
Detik-detik Rumah Hanyut di Soppeng: Warga Teriak 'Lailahaillallah...' - Makassar Terkini
Detik-detik Rumah Hanyut di Soppeng: Warga Teriak 'Lailahaillallah...'

Warning: Undefined variable $breadcrumbs_array in /home/terkini/public_html/webapp/trial/phpdemo/class/td_page_generator.php on line 70

Detik-detik Rumah Hanyut di Soppeng: Warga Teriak 'Lailahaillallah...'

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terkini.id, Soppeng - Hujan deras membuat sejumlah wilayah di Soppeng terendam banjir, Minggu 12 Januari 2020. Di tengah banjir besar, sebuah video menunjukkan rumah terseret arus banjir yang deras. Video rumah tersebut dibagikan sejumlah netizen di media sosial. Salah satunya beredar di grup Info Kejadian Soppeng. Dalam video berdurasi 17 detik tersebut, terlihat sebuah rumah kayu berdinding seng hanyut. Dalam video tersebut, terlihat penghuni rumahnya sempat keluar dan melompat sebelum rumah hanyut lebih jauh. https://www.facebook.com/makassarterkini/videos/582779692569113/ Dalam video yang beredar, terdengar teriakan histeris warga. Salah satunya berucap 'Lailahaillallah Muhammadarrasulullah, salamakko..." Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Madining, Kecamatan Mario Riawa, Kabupaten Soppeng, Minggu, 12 Januari 2020.

Dua Kecamatan Terendam Banjir

Detik-detik Rumah Hanyut di Soppeng: Warga Teriak 'Lailahaillallah...' Untuk diketahui, hujan deras selama dua hari mengguyur Kabupaten Soppeng mengakibat 2 kecamatan terendam banjir, Minggu 12 Januari 2020. Banjir yang terparah saat ini berada di Kecamata Marioriawa dengan lokasi banjir yakni Padali Desa Tellulimpoe, ketinggian sekitar 5 - 10 cm. Wilayah lain di Kelurahan Limpomajang, dengan ketinggian air sekitar 30 - 70 cm, Batu-batu ketinggian air sekitar 10 - 15 cm dari jalan aspal dan Kelurahan Attangsalo 20 - 40 cm. Selain itu, luapan Sungai Kaca Kelurahan Kaca Kecamatan Marioriawa juga menutup jalan poros Soppeng - Sidrap dengan ketinggian air 30 sampai dengan 60 cm. Kapolres Soppeng, AKBP Puji Suputro Bowo Leksono mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengalihan jalur jika kondisi di Poros Sidrap tak dapat dilaui kendaraan. "Belum dilakukan pengalihan jalur, jika sudah tidak memungkinkan akan maka kami alikan dan mencari jalur alternatif," ujarnya. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarak dan pengenadara tetap berhati-hati dan waspada banjir.

Warga Donri-donri Diminta Mengungsi

Tak hanya itu, Banjir juga merendam desa Kessing kecamatan Donri-Donri dengan ketinggian mencapai 1 meter akibat luapan sungai leworeng yang menyebabkan arus kenderaan terputus. Pihak pemerintah desa mengingatkan masyarakat agar mengungsi ke wilayah yang aman. Kabid kedaduratan dan logistik BPBD Kabupaten Soppeng mengatakan, pihaknya telah menurunkan porsenil Tim reaksi cepat ke lokasi titik banjir untuk melakukan evakuasi dan assessment. "Sudah ada dua kecamatan terendam banjir, tim TRC kami sudh di lokasi untuk mengevakuasi dan Assement," ungkapnya. Dalam kejadian tersebut belum ada korban jiwa dan kerusakan akibat banjir di kabupaten Soppeng.