Dekranasda Bulukumba Latih Pengrajin Tenun Bira Kembangkan Desain Modern untuk Perluas Pasar

Dekranasda Bulukumba Latih Pengrajin Tenun Bira Kembangkan Desain Modern untuk Perluas Pasar

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

“Dengan motif yang lebih modern, tenun Bira bisa digunakan dalam berbagai gaya, baik sebagai baju, syal, maupun pelengkap outfit,” jelasnya.

Salah seorang penenun, Tasmawati, mengaku pelatihan tersebut membuka wawasan para pengrajin untuk lebih berani bereksperimen dengan desain baru. Selama ini, para penenun cenderung mempertahankan motif tradisional yang sudah umum digunakan.

“Kami sebenarnya sudah punya dasar membuat motif, tapi belum berani mencoba yang lebih modern. Mudah-mudahan setelah pelatihan ini, kami bisa menciptakan corak baru tanpa meninggalkan motif lama yang juga masih diminati,” katanya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Bulukumba, Andi Herfida Muchtar, menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha kerajinan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.

Menurutnya, pengembangan desain sangat penting agar produk kriya Bulukumba tetap relevan dengan perkembangan tren pasar, terlebih daerah ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata di Sulawesi Selatan.

“SDM pelaku usaha harus terus ditingkatkan. Dalam hal desain dan corak, tenun Bulukumba masih perlu dikembangkan agar tidak ketinggalan zaman dan mampu bersaing dengan produk dari daerah lain,” ujarnya.

Sebagai informasi, tenun Bira bersama tenun Kajang serta Kopi Arabika Kahayya telah memperoleh Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia. Sertifikat tersebut diberikan karena ketiga produk ini memiliki keunikan, kualitas khas, serta keterkaitan erat dengan kondisi geografis dan kearifan lokal Bulukumba. (*)