Deklarasi Dukungan Pilpres 2021, Pengamat Politik: Relawan Tak Ada Gunanya Kalau Diusung 'Anies Baswedan'

Deklarasi Dukungan Pilpres 2021, Pengamat Politik: Relawan Tak Ada Gunanya Kalau Diusung 'Anies Baswedan'

SW
St. Wahidayani

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, JakartaAdi Prayitno, pengamat politik UIN Jakarta mengungkapkan bahwa sebuah deklarasi dukungan agar seorang tokoh bisa maju dalam pemilihan presiden merupakan hal biasa.

Namun, Adi Prayitno menyebutkan bahwa deklarasi dukungan itu tidak aka nada gunanya lagi tanpa dukungan dari partai politik di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Tak ada yang spesial. Bukan hanya Anies tapi banyak sekai relawan bermunculan sebelumnya, dukung calon tertentu maju,” tutur Adi.

Lantas Adi Prayitno memerincikan,bahwa Luhut Binsar Pandjaitan, Erick Thohir, Sandiaga Uno, Airlangga Hartarto, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hingga Cak Imin dan Ganjar-Puan juga dinilainya selalu mendapat deklarasi relawan. Sehingga, dukungan dari banyak relawan dan tokoh terhadap Anies, dianggap dirinya tidak begitu berguna.

“Relawan itu tak ada gunanya kalau yang diusung (Anies Baswedan) tak dapat kendaraan parpol maju pilpres 2024,” katanya. Dikutip dari Republika. Senin, 8 November 2021.

Pasalnya, syarat mengikuti Pilpres, kata Adi merupakan mendapat dukungan atau usungan dari partai politik. Lebih baik lagi lanjutnya, jika merupakan dukungan gabungan partai politik.

Selain itu, Adi juga tak membantahnya terkait Anies masih akan dekat dengan partai pendukung saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2017 silam. Namun demikian, dukungan itu akan sulit dimiliki Anies lagi, mengingat masing-masing partai saat ini sudah meproyeksikan calonnya.

“Gerindra memastikan dukung Prabowo 2024, bukan Anies. Sementara PKS ambigu, kadang ingin majukan Dewan Syuro mereka Salim Assegaf, dan sempat genit usulin duet Anies-Sandi,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Aboebakar Alhabsyi menegaskan partainya belum mengusung kandidat calon presiden (capres) pada Pemilu 2024.

Sampai saat ini PKS belum memutuskan nama untuk diusung sebagai capres 2024," kata Aboebakar.

Hal itu disampaikan Aboebakar terkait adanya nama PKS dalam poster Deklarasi Pasangan Capres.

"Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo". "Saya pastikan itu hoaks," tegasnya.

Ia hanya berharap dengan kondisi bangsa saat ini perlu menampilkan tokoh yang bisa dijadikan teladan.