Terkini.id, Makassar – Darah Kita yang merupakan finalis Young Changemakers Social Entreprises Academy by @america sukses menggelar webinar.
Webinar ini diselenggarakan pada Rabu 19 Agustus 2020, dengan mengangkat tema ‘ More Blood, More Life’.
Pada kegiatan tersebut menghadirkan pembicara yang berkompeten di bidangnya baik dari Palang Merah Indonesia( PMI) maupun generasi muda yang berkuat dengan kegiatan donor darah dan kesehatan.
Diantaranya, Syamsu Rizal MI selaku ketua PMI Kota Makassar sekaligus perwakilan dari PMI, Rahmat Widodo Selaku Influencer muda dan founder dari @diarypmr, serta Zulkarnaim Masyhur, CEO Darah Kita.
Selain itu ada juga Olivia perwakilan dari AMSA Indonesia sekaligus founder Kidung Pelita Nusantara.
Tujuan dari Webinar ini untuk meningkatkan kesadaran generasi muda untuk donor darah sebagai pola hidup sehat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan darah nasional.
Young Changemakers Social Enterprise Academy (YCSEA), merupakan program capacity building yang digagas oleh @america bersama Campaign.com untuk mendorong dan meningkatkan kapasitas anggota YSEALI di bidang usaha sosial.
“Semoga generasi muda di Indonesia makin banyak mendonorkan darahnya secara rutin, sehingga tidak ada lagi yang meninggal karena kekurangan darah. Donor darah tidak hanya bermanfaat untuk orang lain tetapi juga untuk diri sendiri,” ucap Deng Ical ( sapaan akrab ketua PMI Kota Makassar itu).
Senada dengan itu, Zulkarnaim Mahsyur mengatakan bahwa salah satu langkah yang Darah Kita lakukan untuk membantu PMI memenuhi kebutuhan darah nasional adalah dengan membantu mengedukasi masyarakat tentang manfaat donor darah.
“Kami juga membantu menyediakan platform untuk mempermudah pasien mendapatkan darah dalam situasi darurat,” tambahnya Zulkarnaim Mahsyur.
Kebutuhan darah di Indonesia berjumlah 3,2 juta kantong per tahun, tetapi yang bisa terpenuhi hanya sekitar 65% dari kebutuhan tersebut.
Hal inilah yang membuat banyaknya pesan berantai di sosial media ketika keluarga pasien tidak mendapatkan darah untuk keluarganya.
Namun ironisnya lagi, fakta membuktikan bahwa pendonor darah rutin di Indonesia mayoritas usia 40 tahun ke atas.
Salah satu faktor utama yang melatarbelakangi hal ini adalah kurangnya edukasi serta kesadaran pada generasi muda untuk mendonorkan darah.
Maka dari itu Darah Kita ingin mengajak teman-teman untuk mendukung Social Enterprisenya mengikuti program ‘10 Aksimu Untuk Dukung Usaha Sosial di Indonesia’.










