Danny Pomanto Sebut Wajah Pendidikan di Kota Makassar Hancur, Dipenuhi Praktik Sogok-Menyogok

Danny Pomanto Sebut Wajah Pendidikan di Kota Makassar Hancur, Dipenuhi Praktik Sogok-Menyogok

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Wali Kota Makassar mengatakan kualitas wajah pendidikan di Kota Makassar saat ini hancur. Ia mengatakan praktik sogok-menyogok beterbangan di mana-mana.

"Bukan mundur lagi tapi hancur," kata Danny Pomanto, Senin, 5 April 2021.

Danny mengaku geram lantaran banyak laporan masyarakat ihwal guru yang kerap memberatkan orang tua murid.

"Yang suka menyogok di dalam memakai dana di dalam untuk kepentingan pribadi. Bahkan pergi senang-senang, masuk semua ke saya. Termasuk agen politik apa semua. Saya kira kita harus total. Lebih dari 50 persen," ucapnya.

Pada Hari Kebudayaan yang jatuh pada 1 April 2021, Danny melihat justru pendidikan keagamaan yang tidak dalam penanganan Pemerintah Kota Makassar justru taat sekali.

"Justru banyak kepala sekolah tidak pakai baju adat saya lihat," kata dia.

Menurutnya, hal itu merupakan tanda kehancuran Pendidikan di Makassar. Ia menilai hal itu merupakan kerusakan mental.

Danny menegaskan akan melakukan bersih-bersih di wilayah pendidikan secara menyeluruh.

"Saya pastikan akan segera bersihkan pendidikan. Semuanya. Saya akan konsen di pendidikan untuk dibersihkan dalam resetting pemerintahan," sebutnya.

Ia memastikan akan melakukan mutasi terhadap kepala sekolah yang memiliki mental rusak. Model pembersihan tersebut, kata dia, mulai dari mutasi, setelah itu melakukan job fit.

"Pastimi, diulang lagi semua, mental rusak tidak akan pernah saya pakai," ujarnya.