Danny Pomanto dan 10 Kepala Daerah Dilantik Serentak pada 26 Februari 2021

Danny Pomanto dan 10 Kepala Daerah Dilantik Serentak pada 26 Februari 2021

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengutus langsung Dirjen Otda untuk bertemu dengan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ihwal pelantikan kepala daerah. Hasilnya pelantikan akan digelar secara serentak di Kantor Gubernur Sulsel pada 26 Februari 2021.

"Dirjen Otda khusus diutus oleh pak menteri, intinya yang saya mau sampaikan, surat kita untuk pelantikan (langsung) direstui, jadi pelantikannya nanti di Makassar (Kantor Gubernur)," kata Nurdin Abdullah, Senin, 22 Februari 2021.

Namun karena suasana pandemi Covid-19, pelantikan kepala daerah dibatasi hingga 25 orang dalam satu ruangan. Sementara jumlah pasangan kepala daerah yang akan dilantik yaitu 22 orang.

"Dan pesertanya tidak lebih dari 25 orang, satu ruangan, karena pelantikannya bersamaan dengan Ketua Penggerak PKK juga. Jadi nanti bergantian," jelasnya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin mengatakan akan langsung melakukan persiapan bila sudah ada surat resmi dari provinsi ihwal jadwal pelantikannya.

"Kalau sudah ada surat resmi dari provinsi, terkait tanggalnya, pasti kita langsung persiapkan," kata Rudy.

Di sisi lain, Rudy mengatakan Organisasi Perangkat Daerah telah melakukan persiapan pelantikan.

"Jadi intinya kami ikut kordinasi yang ada," kata dia.

Sebelumnya, Danny Pomanto mengatakan mendengar ada usulan dari Pemerintah Provinsi Sulsel untuk melantik kepada daerah secara langsung dan bersama-sama di Ruang Pola, Kantor Gubernur Sulsel.

"Saya kira usulan itu bagus sekali, ini baru isu juga belum dicek kebenarannya. Kami mengikut pada skenario provinsi," kata Danny.

Danny menyebut masyarakat yang hendak menyaksikan pelantikan tersebut tak perlu khawatir. Sebab, setelah pelantikan dirinya akan melanjutkan dengan pidato kerakyatan di atas perahu Pinisi.

Hal itu untuk menghindari kerumunan di tengah pandemi Covid-19. Sehingga memudahkan masyarakat untuk menonton di rumah.

"Mirip waktu deklarasi, kami akan siaran langsung, streaming dan TV lokal," ungkapnya.