Menunggu Pengumuman Pjs Wali Kota
Terkait siapa yang akan ditunjuk sebagai Pejabat Sementara Wali Kota Makassar, hingga kini belum ada pengumuman resmi. Namun, nama Arwin Azis, seorang pejabat senior di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, disebut-sebut sebagai calon kuat yang akan menjabat sebagai Pjs. Meskipun begitu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan belum mengonfirmasi hal tersebut secara resmi.
Sebelumnya, Pj Gubernur Sulsel telah menyatakan akan menunjuk seorang pejabat berpengalaman yang mampu menjaga kelancaran roda pemerintahan Kota Makassar selama Danny Pomanto cuti kampanye. Pjs tersebut akan bertanggung jawab untuk menjaga netralitas birokrasi, memimpin jalannya pemerintahan, serta memastikan stabilitas kota dalam menghadapi dinamika politik Pilgub Sulsel.
Fokus pada Pilgub Sulsel
Keputusan Danny Pomanto untuk maju dalam Pilgub Sulsel menambah dinamika dalam perpolitikan di provinsi ini. Sebagai salah satu tokoh politik berpengaruh di Sulawesi Selatan, keikutsertaan Danny di Pilgub menjadi sorotan banyak pihak. Dia dikenal sebagai wali kota yang telah memimpin Makassar dengan berbagai capaian, termasuk penghargaan nasional yang diraihnya dalam beberapa tahun terakhir.
Di tengah masa kampanye, Danny tetap berkomitmen untuk melanjutkan program-program pembangunan yang telah ia jalankan, terutama yang berhubungan dengan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah rencana penganggaran Rp1 miliar untuk pengembangan Masjid Al-Markaz pada tahun mendatang.
Sementara itu, masyarakat Makassar dan ASN diharapkan tetap tenang dan menjaga netralitas selama proses Pilkada berlangsung. KPU dan Bawaslu juga terus memantau jalannya proses pemilu agar berlangsung dengan jujur, adil, dan transparan.
Dengan adanya Pjs yang ditunjuk, diharapkan roda pemerintahan Kota Makassar tetap berjalan lancar, sehingga pelayanan publik tidak terganggu selama masa kampanye.










