Carut Marut Kawasan Kuliner di Kota Makassar, Pemerintah Tak Kantongi Alas Hak

Carut Marut Kawasan Kuliner di Kota Makassar, Pemerintah Tak Kantongi Alas Hak

K
Kamsah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar – Pengerjaan revitalisasi kawasan kuliner di Kota Makassar yakni Kanrerong di Jalan Kartini ditengarai bakal kembali molor. Pasalnya, bersinggungan dengan proyek revitalisasi Karebosi. Selain itu, pemerintah kota belum mengantongi alas hak lahan tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Makassar, Muhammad Rheza menuturkan pengerjaan lapangan Karebosi berpotensi mengganggu revitalisasi yang akan dilakukan di Kanrerong akibat banyaknya aktivitas kendaraan berat dan pengerjaan di sana. Makanya sulit dikerjakan secara bersamaan.

"Saling bersinggungan lokasinya, masih mau dilihat apakah akan mendahulukan pengerjaan Karebosi atau tidak,” kata Rheza, Rabu, 14 Juni 2023.

Revitalisasi karebosi tersebut adalah proyek dari Dinas Pemuda dan Olahraga Makassar, ditargetkan masuk pengerjaan pada tahun ini.

Selain itu, pengerjaan revitalisasi Kanrerong juga masih menyisakan sejumlah persoalan, seperti masalah alas hak dari aset lahan. Selain itu, relokasi pedangang di dua belas kecamatan sampai saat ini belum rampung.

"Itu belum selesai, kita masih tunggu juga itu. Intinya kalau sudah ada alas haknya, kita mungkin sudah bisa lanjutkan," sebut Rheza.

Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan desain ulang terhadap kawasan itu. Sebagaimana diketahui revitalisasi kawasan ini telah direncanakan sedari tahun 2022 lalu hanya saja gagal lelang. Desain yang digunakan akan digantikan dengan desain baru yang lebih sesuai dengan tema Makassar Kota Makan Enak.

Kepala Unit Pelaksana Tugas Daerah (UPTD) Kanrerong Makassar, Trisna mengatakan, anggaran yang akan diajukan untuk pembangunan ini sebesar Rp15 miliar.

Sedangkan untuk desainnya sudah tidak diajukan untuk dilelang kembali. Revisinya akan dilakukan oleh konsultan sebelumnya.

"Jadi konsultan tahun lalu yang perbaiki, kemudian perencanaannya yang tidak dilelang lagi," sambung Trisna.

Pihaknya juga menunggu terbitnya hak pengelolaan (HPL) dari Dinas Pertanahan Makassar.

"Jadi kemungkinan lebih duluan di kerjakan Karebosi baru Kanrerong karena akses masuknya kendaraan alat berat lewat Kanrerong," jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Substansi Penetapan dan Pengelolaan Tanah Pemerintah BPN Makassar, Uswatun menerangkan sertifikasi untuk lahan Kanrerong akan sepaket dengan Karebosi Makassar.

“Itu masih sementara kita proses,” kata dia.

Sementara itu terkait soal revitalisasi Karebosi, pembangunan mega proyek ini diketahui menelan anggaran Rp70 milliar. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Makassar, Andi Pattiware mengatakan proyek ini akan segera dilelang dalam waktu dekat, saat ini tengah memasuki tahap review oleh pokja baru selanjutnya bisa ditayangkan di LPSE Makassar.

“Sementara review tapi belum tayang,” kata dia.

Desain awal pun sempat dikeluarkan oleh Pemkot Makassar, namun hanya sebagai acuan. Ia mengatakan desainnya tetap bisa berubah sesuai dengan desain yang disediakan oleh pemenang tender nantinya.

“Jadi nanti calon penyedia ini yang finalkan desainnya,” terangnya.