Terkini.id, Takalar - Pasca gempa berskala 6,2 SR yang menimpa Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Jumat, 15 Januari 2021, yang mengakibatkan jatuh korban jiwa, harta benda serta korban luka. Seperti yang dialami Nawir Dg. Tola dan keluarga yang merupakan warga Takalar yang mengadu nasib sudah 17 tahun di Majene dengan berjualan perabot rumah tangga.
Nawir Dg. Tona (48) menjelaskan kronologi saat musibah terjadi saat ditemui di rumah orangtuanya di Lingkungan Mattoangin Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Pattallassang, Rabu 20 Januari 2021
Ia mengungkapkan rasa syukur karena bisa selamat dengan istri dan keempat anaknya dan bisa kembali ke tanah kelahirannya.
“Istri dan 4 orang anak selamat dari musibah tersebut, meskipun istri mengalami patah tulang dan pendarahan di paru-paru, dan anak pertamanya Nirwana (16) mengalami patah tulang di lengan,” ucap Tola
Saat ini, Nawir Dg. Tola dan keluarga telah berada di Takalar, sementara istrinya yang mengalami luka yang cukup parah telah dirawat secara intensif di RSUD Haji Pajonga Daeng Ngalle Takalar. Istrinya Ny. DMI dirawat sejak tanggal 19 Januari 2021 sampai sekarang.
Direktur Rumah sakit RSUD Haji Pajonga Daeng Ngalle, dr. Asriadi Ali, membenarkan jika ada korban gempa yang saat ini sementara dilakukan perawatan akibat luka serius yang dialaminya.
“Sekarang kami dari pihak rumah sakit telah melakukan perawatan secara intensif dan sebagai bentuk kepedulian Bapak Bupati Takalar terhadap korban gempa tersebut, dibebaskan dari seluruh biaya selama menjalani perawatan di RSUD Haji Pajonga Daeng Ngalle,” ucap Adi, Jumat 22 januari 2021
Ia melanjutkan, jika pihak rumah sakit berjanji, selain digratiskan juga akan memberikan pelayanan dan perawatan terbaik selama korban dirawat disini, karena ini menjadi warning dari Bapak Bupati Takalar Syamsari Kitta.
Sementara, Nawir Dg Tola merasa bersyukur dan berterimahkasih atas fasilitas yang diberikan Bupati melalui pihak rumah sakit Pajonga Dg Ngalle.
“Saya mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Bupati Takalar yang telah memberikan fasilitas dan pelayanan selama disini. Semoga Allah membalas dengan kebaikan,” ucap Nawir dengan rasa sedih.










