Yang lebih penting adalah bagaimana lorong-lorong di Kota Makassar tidak lagi banjir ketika hujan, bagaimana masyarakat tidak lagi harus mengungsi saat banjir datang.
Politisi Golkar itu menekankan, bahwa orientasi pembangunan pemerintah kota saat ini bukan sekadar mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), tetapi juga menghadirkan pemerintahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Yang kita inginkan bukan hanya good governance, tapi bagaimana menghadirkan kebijakan dan program pemerintah memberikan dampak langsung kepada masyarakat," ujarnya.
Di sisi lain, Munafri juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah kota yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok pekerja rentan.
Ia menyebutkan bahwa saat ini sekitar 81.000 masyarakat Kota Makassar telah mendapatkan perlindungan melalui program jaminan keselamatan kerja dan jaminan kematian.
Namun menurutnya, program tersebut masih perlu diperkuat agar memberikan perlindungan yang lebih komprehensif.
Karena itu, tahun ini pemerintah kota menambah program jaminan hari tua bagi sekitar 41.000 pekerja rentan dan pekerja keagamaan yang dibiayai melalui APBD.
"Inilah kami terus lakukan, karena jaminan kematian dan keselamatan kerja hanya berlaku saat terjadi kecelakaan. Maka tahun ini sekitar 41.000 masyarakat kami berikan jaminan hari tua melalui APBD," jelasnya.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada tenaga kesehatan dan tenaga pengajar, khususnya yang bertugas di wilayah kepulauan Kota Makassar.
Pemerintah kota telah menyusun skema penambahan insentif bagi tenaga kesehatan dan tenaga pendidik di wilayah tersebut agar kesejahteraan mereka lebih terjamin.










