Terkini.id, Jeneponto - Minggu 27 Januari 2019, Tim yang terbentuk dari gabungan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) dan 9 organisasi pemuda lainnya terjung langsung menelusuri wilayah terdampak bencana banjir bandang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto.
Selain BSMI, kesembilan organisasi lainnya yakni KNPI Maros, IKA Smansel Maros, Rohis Smansel Maros, BKPRMI Marusu, Jombloa, KANTA Club, Pajokka Kampoeng (KPA Pjk), Nature Adventure, dan Lindungi Hutan Makassar.
Anggota tim tersebut terdiri dari 11 orang salah ssatunya dr Syukri Mawardi selaku Penanggung Jawab Pemeriksa Kesehatan (Pemkes).
Syukri Mawardi mengungkapkan ada beberapa daerah yang membutuhkan pemeriksaan kesehatan.
"Sebab pasca bencana banyak warga yang mengeluh kesakitan. Daerah yang kami maksud adalah Desa Sapanang, Desa Jombe, dan Desa Kayu Loe Barat Kelurahan Balang Toa," ungkap Syukri.
"Saat ini obat-obatan paling dibutuhkan obat anti nyeri, obat demam, antibiotik, obat diare," sambungnya.
Saat ini, kata dia, warga juga membutuhkan bantuan logistik berupa selimut, susu anak, makanan bayi, pakaian dalam, dan popok.
"Terutama air bersih untuk keperluan sehari-hari warga sangat kesulitan memperolehnya," pungkas Syukri.