
Ide awal menciptakan aplikasi Darah Kita
Darah Kita berdiri akhir tahun 2017. Tujuh anak muda berkumpul. Mencari solusi atas sulitnya mencari pendonor darah. Mereka adalah Zulkarnaim Masyhur (CEO), Firmansyah Ibrahim (CMO), Andi Baso Kaswar (CDO), Muhammad Taufiq (COO), Nanan Setiadi (CTO), Darmatasia (Secretary), dan Renaldi Pranata (Programmer). Ketika mencari pendonor, masyarakat menggunakan cara-cara yang konvensional. Seperti membuat pengumuman di sosial media. “Ini tidak efektif dan efisien,” ungkap Zulkarnaim. Setelah memperkenalkan aplikasi Darah Kita, anak muda ini mendapat respons positif dari banyak orang dan lembaga. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pun berani menjadi sponsor kegiatan Darah Kita. “Ini kali kedua kami diundang di kegiatan Startup Istanbul,” kata Zulkarnaim. Tim Darah Kita berharap bisa memberikan yang terbaik. Mengharumkan nama Indonesia di kompetisi internasional stratup.










