Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Yusuf Muhammad turut menanggapi soal beberapa pihak yang menerima Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan disebut pembohong.
Yusuf Muhammad menyindir dengan menyarankan agar panggilan “pembohong” itu diganti saja dengan “tukang tipu”.
“Pembohong dikatain bohong kok ngamuk dan gak terima?” katanya melalui akun Twitter Yusuf_dumdum_ pada Jumat, 23 September 2021.
“Yaudah ganti kita panggil tukang tipu saja. Setuju?” tambahnya.
Sebelumnya, Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia, Giring Ganesha banyak dikritik usai mengatakan bahwa Anies adalah pembohong.
Adapun Giring menyebut Anies pembohong karena ia menilai Gubernur DKI Jakarta itu hanya pura-pura peduli kepada rakyat di tengah pandemi.
Padalnya, kata Giring, Anies justru menggunakan uang Rp1 triliun untuk kepentingan penyelenggaraan Formula E sementara banyak rakyat sedang kesulitan.
Ia juga mengatakan bahwa rekam jejak Anies yang pembohong harus diingat sebagai bahan pertimbangan saat Pemilihan Presiden 2024 nanti.
“Jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan pembohong, jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan Anies Baswedan,” tandas Giring, dilansir dari Detik News.
Pernyataan Giring ini mendapatkan berbagai kritik dari sejumlah pihak, salah satunya dari Sekjen PPP, Arwani Thomafi.
Arwani menilai bahwa pernyataan Giring itu merupakan preseden negatif bagi konsolidasi demokrasi di Indonesia.
“Partai politik semestinya menjadi medium pendidikan politik bagi publik, bukan justru menjadi lembaga agitatif, demagog, dan propaganda yang penuh kebencian,” katanya, Selasa.
“Kritik mutlak dilakukan kepada pejabat publik, tapi harus proporsional, bukan asal beda atau waton suloyo,” tambahnya.










