Bapenda Makassar Sebut Zona Nilai Tanah di Panakkukang Paling Besar

Bapenda Makassar Sebut Zona Nilai Tanah di Panakkukang Paling Besar

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Terkini.id, Makassar - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar Irwan R Adnan menyoroti kawasan bisnis di daerah Panakkukang. Berdasarkan hasil pengamatannya, kawasan bisnis dan pengembangan bisnis di Panakkukang memiliki valuasi yang besar dalam Zona Nilai Tanah (ZNT). “Yang paling besar itu seperti Panakkukang, yang penting kawasan bisnis atau Central Business Development (CDB) itu cukup tinggi,” kata Irwan, di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Selasa 9 April 2019. Irwan berharap, pengaturan nilai tanah berdasarkan zonasi ini mampu meningkatkan penerimaan asli daerah. Dia menegaskan akan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan menerapkan sistem Zona Nilai Tanah (ZNT). “Kita akan terapkan sistem ZNT dan akan berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN),” kata Irwan. Irwan menyebut sudah menyusun segala kelengkapan yang dibutuhkan dalam menerapkan ZNT. Namun, kata dia, perlu sinkronisasi data dengan BPN. Irwan beralasan bahwa sistem Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang selama ini dibicarakan, memiliki kekurangan dalam melakukan percepatan peningkatan pendapatan daerah. Salah satu persoalannya, kata Irwan, terkait besaran nilai transaksi peralihan hak atas tanah maupun bangunan. “Bisa dibilang kalau sistem NJOP itu hanya Tuhan dan yang bertransaksi yang tahu persoalan nilainya,” terang Irwan.