Terkini.id, Jakarta - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo membantah sejumlah anggapan pihak yang menyebutnya takut ikut pertarungan Pilpres 2024 mendatang.
Gatot Nurmantyo mengungkapkan bahwa saat ini dirinya sama sekali belum berniat ikut dalam pertarungan Pilpres. Ia lebih memilih fokus memikirkan bagaimana masyarakat Indonesia saat ini bisa bersatu menyelesaikan masalah bangsa.
Hal itu disampaikan mantan Panglima TNI ini saat diwawancara stasiun televisi tvOne, seperti dilihat pada Jumat 11 Juni 2021.
Dalam wawancara tersebut, Gatot awalnya mengungkapkan alasan kenapa dia belum mau fokus memikirkan Pilpres 2024. Sebab, dia melihat bangsa Indonesia sekarang ini belum bersatu untuk menyelesaikan masalah bangsa.
Ia pun lantas mengulas kembali pidatonya pada Maret 2014 di depan ribuan mahasiswa Universitas Indonesia bicara soal proxy war dan Oktober 2017 di Istana Negara bicara soal perang biologi.
Ternyata, menurut Gatot, apa yang ia sampaikan dalam dua forum itu benar-benar terjadi di masa saat ini.
"Jadi dari dua poin itu saja jadi khawatir dengan kondisi bangsa ini apalagi tidak bersatu. Kalau tidak bersama sama epidemi sendiri ekonomi sendiri, tidak sepantasnya saya memikirkan 2024, yang penting selamatkan bangsa dulu. Baru setelah itu kita mikir ke sana," ujar Gatot Nurmantyo.
Terkait maju di Pilpres 2024, Gatot mengaku belum bisa saat ini. Sebab menurutnya, kondisi bangsa masih fokus menyelesaikan masalah pandemi dan ekonomi di masa Covid-19.
Ia juga membantah anggapan sejumlah pihak yang menyebutnya takut tidak bisa menyelesaikan masalah bangsa di tengah pandemi ini.
Menurut Gatot, kurang bagus jika di tengah persoalan Covid-19 saat ini dirinya malah berambisi jadi Capres.
"Bukan itu (takut) saya konsentrasi di sini dulu. Ngapain sekarang ini (bicara capres)," tegasnya.
Mengutip Hops.id, Gatot Nurmantyo dalam wawancara tersebut juga mengaku sudah diminta untuk maju di Pilpres 2024.
Akan tetapi, ia enggan membeberkan identitas pihak yang memintanya maju menjadi Capres tersebut.
"Ya ada permintaan supaya jangan diinformasikan ke siapapun juga (yang nembak jadi capres). Mari kta lihat situasinya, saya belum (mikir) 2024," tuturnya.
Selain itu, Gatot Nurmantyo juga menegaskan bahwa dirinya tidak mungkin menjadi oposisi pemerintahan lantaran ia juga merupakan mantan pejabat pemerintah.
"Saya pribadi tak mungkinlah sebagai mantan pejabat di pemerintah ini, saya oposisi. Tapi saya berikan fakta yang kadang menyakitkan oleh tim saya yang terdiri dari profesor. Jadi saya belum mengambil keputusan untuk itu (capres 2024)," ujarnya.










