Terkini.id, Jakarta - Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali memuntahkan banjir lahar setelah wilayah puncak diguyur hujan deras selama hampir 4 jam hujan, Minggu 9 Januari 2022 sore.
Akibatnya, sejumlah sungai yang berhulu di Gunung Semeru dipenuhi material vulkanik yang terbawa banjir.
Meski tidak berdampak ke permukiman warga, namun akibat banjir lahar hujan ini, Jembatan Gondoruso kembali dipenuhi material vulkanik
Selain itu, kepulan asap putih kecokelatan juga menyelimuti area Besuk Kobokan, Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang.
Kepulan asap tersebut disebabkan oleh adanya pertemuan letusan sekunder dan air dengan endapan material vulkanik yang panas.
Melansir dari KompasTV, banjir lahar hujan membawa endapan material vulkanik yang menumpuk di bagian hulu ke hilir sungai tersebut bahkan menghanyutkan sebuah alat berat, akibat terseret derasnya arus banjir lahar hujan.
Banjir lahar hujan dengan getaran amplitudo 40 milimeter itu membuat warga yang bermukim disekitar jalur lahar panik, dan terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Derasnya aliran lahar hujan juga menerjang badan jembatan gondoruso, hingga material vulkanik kembali memenuhi di sekitar jembatan, padahal petugas baru saja membersihkan material banjir di jembatan ini,” kata petugas, Agung Suharno, dikutip dari okezone.com.
Untuk mengantisipasi warga yang nekat menyeberangi jembatan, petugas menutup akses menuju jembatan gondoruso lantaran sangat membahayakan Sayangnya meski petugas telah menutup akses menuju jembatan, masih ada saja warga yang nekat melintasi jembatan saat banjir terjadi.










