Terkini.id, Jeneponto - Kasus Covid-19 di Kabupaten Jeneponto terus bertambah, upadate hingga Minggu, 10 Januari 2021 jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 1.054 kasus.
Hal itu diungkapkan juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Jeneponto, Suryaningrat, kepada terkini.id, Senin, 11 Januari 2021 melalui pesan WhatsApp.
"Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pertanggal 10 Januari 2021 bertambah 64 kasus, 64 orang itu merupakan tenaga kesehatan RS Lanto Daeng Pasewang 16 orang, Nakes Puskesmas Togo - Togo 15 orang, Puskesmas Barana 18 orang dan 15 orang masyarakat," kata Suryaningrat.
Lebih lanjut, Suryaningrat yang juga Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Jeneponto mengatakan, hingga 10 Januari 2021, jumlah total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 1.054 kasus.
"Dari 1.054 kasus positif, yang dinyatakan sembuh sebanyak 798, meninggal 12 orang, dan kasus aktif 244," jelas Suryaningrat.
244 kasus positif Covid-19 aktif menurut Suryaningrat, sebagian besar berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan telah melaksanakan isolasi mandiri dan wisata Covid-19.
"Wisata Covid-19 5 orang, isolasi mandiri sebanyak 226 dan di rawat di RS sebanyak 13 orang, meninggal dunia 12 orang," terang Suryaningrat.
Menurutnya, selama bulan Januari 2021 Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah kurang lebih 200 kasus.
"Dari tanggal 1 hingga 10 Januari 2021 kasus positif Covid-19 bertambah 221 kasus," ungkap Suryaningrat.
Menurut Suryaningrat, dua Puskesmas di Kabupaten Jeneponto ditutup karena tenaga kesehatannya terkonfirmasi positif Covid-19.
"Puskesmas Togo-Togo Kecamatan Batang sudah ditutup, sedangkan Puskesmas Barana baru akan mengajukan telaah kasus untuk dilakukan penutupan," ujarnya.
Pihaknya juga menyampaikan angka penemuan kasus Covid-19 selama tahun 2020 di Kabupaten Jeneponto
"Bulan April 1 kasus, Mei 6 kasus, Juni 38 kasus, Juli 115, Agustus 11 kasus, September 139 kasus, Oktober 175 kasus, November 86 kasus dan Desember 2020 sebanyak 262 kasus, jaumlah kasus positif selama tahun 2020 sebanyak 833 kasus," jelas Suryaningrat.
Lebih lanjut Suryaningrat mengatakan, dari 833 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh sebanyak 689, meninggal 9 orang.
Suryaningrat berharap masyarakat tetap mematuhi protokol Kesehatan sambil menunggu program vaksinasi dari Pemerintah yang pada tahap awal nanti akan difokuskan kepada Nakes yang bekerja di garda terdepan.
"Semoga tahun 2021 nanti jumlah kasus semakin menurun," harapnya.









