Astaga! Kesal Kerap Dimintai Bayaran Rp700 Ribu Usai 'Berhubungan', Pria Ini Tega Bunuh Istrinya

Astaga! Kesal Kerap Dimintai Bayaran Rp700 Ribu Usai 'Berhubungan', Pria Ini Tega Bunuh Istrinya

FR
Fitrianna R

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta - Seorang pria bernama Imam Karsono dilaporkan tega membunuh sang istri, Heni Darsita, lantaran kesal kerap dimintai bayaran sebesar Rp700 ribu usai berhubungan badan.

Padahal, seperti diketahui, pasangan suami istri seharusnya memenuhi kebutuhan intim satu sama lain karena keinginan bersama, terlebih memang sudah halal.

Namun, hal berbeda justru terjadi pada pasangan suami istri yang tinggal di Pontianak tersebut.

Diketahui bahwa kejadian itu terjadi sekitar dua tahun lalu, tepatnya pada Kamis, 16 Mei 2019, di mana jasad Heni Darsita ditemukan di dalam kamar mandi rumahnya di komplek perumahan Praja Nirmala Blok E, Kelurahan Sukaharja.

Dilansir terkini.id dari Grid pada Jumat, 29 Oktober 2021, perempuan berparas cantik itu diduga kuat menjadi korban pembunuhan lantaran ditemukan luka-luka di sekujur tubuhnya.

Menurut menantu korban, Rizal (27), sebelumnya Heni Darsita sempat bertengkar dengan sang suami pada sehari sebelumnya, sekitar pukul 20.00 WIB.

"Yang saya tahu, dengan suami sebelumnya itu cerai, dan dengan yang ini baru menikah satu tahun lebih, yang pasti belum dua tahun lah," tutur Rizal.

"Bukan cemburu. Setahu saya, alasannya suaminya itu tidak terima kalau diajak berpisah.

Tak hanya itu, Imam Kunarso juga sempat melontarkan ancaman akan membunuh Heni Darsita saat mereka tengah bertengkar.

"Sebelumnya suaminya itu juga pernah mengancam akan membunuh korban ketika sedang berkelahi."

Lebih lanjut, yang kemudian dianggap paling memicu terjadinya pembunuhan tersebut, yaitu karena Heni kerap meminta bayaran setiap usai berhubungan badan senilai Rp700 ribu sehingga membuat pelaku merasa kesal.

"Iya (itu pengakuan pelaku)," lanjut Rizal.

Selain itu, Imam Kunarso mengaku sempat mau dibunuh korban lantaran di malam sebelum kejadian mereka memang sempat cekcok.

"Korban sempat memegang pisau, tapi sempat ditepis dan mengenai jari kelingking tersangka."

Pembunuhan itu dilakukan pelaku dengan cara memukul tangan tanpa mengunakan senjata dan diduga kuat Heni Darsita meninggal dunia karena kehabisan darah akibat luka yang menganga dari terbenturnya pecahan tembok kamar mandi.