Arief Poyuono: Yang Minta Densus 88 Dibubarkan, Dipastikan Punya Benang Merah dengan Jaringan Teroris Dunia

Arief Poyuono: Yang Minta Densus 88 Dibubarkan, Dipastikan Punya Benang Merah dengan Jaringan Teroris Dunia

R
Resty

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Politisi Gerindra, Arief Poyuono turut mengomentari soal adanya pihak yang menyarankan agar Densus 88 dibubarkan.

Arief Poyuono menilai bahwa pihak yang menyarankan pembubaran Densus 88 pasti punya kaitan dengan jaringan teroris dunia.

“Kayaknya yang minta densus 88 dibubarkan, dipastikan ada punya benang Merah dengan jaringan Teroris Dunia,” katanya melalui akun Twitter @bumnbersatu pada Minggu, 10 Oktober 2021.

“Nah tugas BIN, POLRI dan TNI untuk menyelidiki. Apapun Teroris musuh seluruh Dunia,” lanjutnya.

Arief Poyuono tidak menyebutkan dengan jelas soal siapa yang ia maksud dalam cuitannya.

Namun, sebelumnya, publik cukup ramai membicarakan soal Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon yang menyarankan pembubaran Densus 88.

Dilansir dari Detik News, Fadli Zon melemparkan narasi “bubarkan Densus 88” melalui akun Twitter resminya, @fadlizon.

“Narasi semacam ini tak akan dipercaya rakyat lagi, berbau Islamifobia. Dunia sudah berubah, sebaiknya Densus 88 ini dibubarkan saja,” katanya.

Fadli Zon mengatakan mengatakan itu sebagai respons terhadap berita berjudul “Densus 88 Klaim Taliban Menginspirasi Teroris Indonesia”.

“Teroris memang harus diberantas, tapi jangan dijadikan komoditas,” kata Fadli Zon.

Adapun pernyataan Arief Poyuono yang bertentangan dengan rekan sepertainya sendiri lantas mengundang pertaanyaan dari netizen.

Seorang netizen bertanya apakah hal ini merupakan bagian dari strategi Partai Gerindra.

Namun, Arief Poyuono menjawab bahwa posisinya hanyalah sebagai masyarakat biasa saja.

“Lah mana saya tahu mas.. aku hanya warga biasa aja mas,” katanya.