Terkini.id, Jakarta - Mantan politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean membagikan tangkapan layar postingan seorang netizen terkait insiden Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terperosok ke selokan.
Dilihat dari tangkapan layar postingan netizen itu, Senin 13 September 2021, tampak pengguna Twitter Marlina_idha itu menyebut insiden Anies Baswedan terperosok ke selokan itu sebagai sebuah tanda dari Tuhan.
Menurutnya, insiden itu merupakan tanda dari Tuhan bahwa mantan Mendikbud RI tersebut akan menjadi presiden.
"Alhamdulillah viral, tanda-tanda Bapak mau jadi Presiden. Semoga. Amin YRA. Sehat terus pak aniesbaswedan," kata netizen Marlina_idha.
Selain membagikan unggahan netizen tersebut, Ferdinand Hutahaean juga mengunggah tangkapan layar artikel pemberitaan berjudul 'Soal Anies Tercebur Got, PKS: Senang Melihat Orang Kena Musibah Tanda Kotor Hatinya'.
Ferdinand pun bertanya-tanya, insiden Anies terperosok ke selokan itu sebagai musibah ataukah tanda bahwa dia akan menjadi presiden.
"Jadi yang benar gimana? Anies terperosok ke got mau jadi presiden atau musibah? Kalian itu ngga kompak. Coba kalian ketemu dulu ngobrol yang benar, main isunya bagaimana supaya tidak kelihatan dungu. Yang satu bilang Alhamdulillah, yang satu bilang musibah," cuit Ferdinand Hutahaean.
Diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan baru-baru ini terperosok ke dalam selokan saat hendak menyapa warga.
Insiden itu kemudian terekam dalam sebuah video yang lantas viral di media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Dalam video itu, tampak awalnya Anies Baswedan sedang berjalan didampingi sejumlah pengawalnya.
Anies yang berjalan di jalanan sempit tersebut, terlihat terus berjalan sembari menyapa sejumlah warga.
Tak berselang lama, ia kemudian terperosok di sebuah selokan yang terdapat di sisi kanan saat tengah berjalan.
Setelah insiden itu, Anies Baswedan lewat unggahannya di media sosial Instagram kemudian membagikan video dirinya tengah bermain di kolam ikan.
Dalam narasi videonya, tampak Anies Baswedan menyinggung soal insiden dirinya terperosok ke selokan tersebut.
"Main ikan di tepi kolam harus hati-hati, biar enggak kecemplung dua hari berturut-turut. Agak repot kalau kecemplung dua hari berturut-turut. Jadi, harus hati-hati," tulisnya.










