Terkini, Jeneponto - Pasca penembakan warga Kabupaten Jeneponto di Paniai, Papua Tengah oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi Organisasi Papua Merdeka (OPM) Intan Jaya, aparat gabungan TNI-Polri terus melakukan pengejaran.
Dari pengejaran yang dilakukan selama sepekan ini, aparat gabungan TNI-Polri berhasil memukul mundur KKB dari Distrik Bibida, Paniai, Papua Tengah.
Dalam pengejaran tersebut aparat gabungan TNI-Polri menembak mati salah seorang anggota TNI yang membelot dan bergabung dengan Organisasi Papua Merdeka, Danis Murib alias Baganion Murib.
Hal itu diungkapkan oleh Kasatgas Humas Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno, dalam video yang beredar di media sosial Facebook yang terpantau Terkini, Selasa, 18 Juni 2024.
"Selamat sore rekan-rekan media, diupdate perkembangan informasi dari Bibida, Kabupaten Paniai, terkait dengan identifikasi terhadap satu jenazah KKB yang berhasil dievakuasi dan sekarang berada di RSUD Kabupaten Paniai," kata AKBP Bayu Suseno dalam video tersebut.
Berdasarkan hasil identifikasi, diduga identitas anggota KKB tersebut, Baganion Murib atau BM.
"Yang bersangkutan merupakan KKB aktif, anak buah dari Undius Kogoya, mereka merupakan KKB Intan Jaya, selama kurang lebih tiga bulan ini aktif melakukan gangguan kantibmas di Kabupaten Paniai," jelas AKBP Bayu Suseno.
Aparat gabungan TNI-Polri akhirnya berhasil menguasai Distrik Bibida dan memukul mundur KKB Pimpinan Undius Kogoya ke dalam hutan.
Dimana sebelumnya diberitakan, salah seorang warga Desa Kareloe, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan dikabarkan meninggal dunia diduga ditembak di Nabire, Papua Tengah.
Kabar itu beredar di beberapa grup whatsapp, Selasa, 11 Juni 2014 malam, lewat screenshot foto unggahan pemilik akun Facebook @Muhammad Al Akbar, tampak korban yang diduga bernama Rusli tergeletak di dalam mobil.










