Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/terkini/public_html/webapp/trial/phpdemo/class/td_module.php on line 905
Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/terkini/public_html/webapp/trial/phpdemo/class/td_module.php on line 912
Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/terkini/public_html/webapp/trial/phpdemo/class/td_module.php on line 934
Terkini.id, Jakarta - Aktivis perempuan, Jajang C Noer menyebut profesi pekerja seks komersial atau dikenal dengan istilah pelacur adalah profesi yang bermartabat.
Pernyataan Jajang C Noer sebut pelacur adalah profesi bermartabat disampaikan sang aktivis perempuan tersebut saat hadir sebagai narasumber di sebuah program diskusi yang tayang di stasiun televisi tvOne.
Adapun potongan video Jajang sebut pelacur adalah profesi bermartabat itu diunggah ulang oleh tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Hasibuan.
Umar Hasibuan lewat unggahannya di Twitter pribadinya @Umarrhasibuan_ Rabu 28 September 2022, menanyakan kepada warganet perihal pendapat mereka terkait pernyataan Jajang C Noer itu.
"Apa pendapat kalian dgn ucapan bu jajang ini yg bilang pelacur itu bermartabat," tulis Umar Hasibuan.
Dalam video itu, terlihat Jajang C Noer tengah menjadi narasumber di sebuah program televisi yang ditayangkan tvOne.
Jajang pun menyebut bahwa pelacur merupakan profesi bermartabat lantaran mereka sudah berusaha mempertahankan hidupnya sendiri.
"Justru pelacur itu bermartabat karena dia mensurvivekan dirinya sendiri, itu adalah yang bisa dia lakukan. Itu bermartabat. Dia memenuhi kebutuhannya untuk hidup," ungkap Jajang.
Ia pun kemudian membandingkan profesi pelacur dengan pejabat yang menurutnya bisa saja tidak bermartabat.
"Nah, bapak-bapak atau siapa pun yang tinggi pangkatnya atau apa, itu bisa saja tidak bermartabat," tuturnya.
Jajang C Noer pun menyebut, pejabat bisa saja sama sekali tidak bermartabat dibanding pelacur karena ucapan yang mereka lontarkan juga tidak bermartabat.
"Kita tahu ada satu orang bapak-bapak yang sama sekali tidak bermartabat karena dia dengan statement-statementnya dia. Ada terjadi itu," ujarnya.











