Abaikan Perintah Jokowi, Anggota DPR Tetap Berangkat ke Kazakhstan, Alasannya: Kunjungan Melakukan Tugas Negara yang Penting!

Abaikan Perintah Jokowi, Anggota DPR Tetap Berangkat ke Kazakhstan, Alasannya: Kunjungan Melakukan Tugas Negara yang Penting!

Muh Ikhsan

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Jakarta – Anggota DPR tetap berangkan ke Kazakhstan meski Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan ultimatum agar masyarakat dan pejabat tidak bepergian ke luar negeri demi menghindari sebaran varian Omicron.

Sekertaris Jenderal DPR, Indra Iskandar menuturkan, bahwa kunjungan ke Kazakhstan itu atas undangan pemerintah sendiri, bukan bagian dari agenda kunjungan kerja.

“DPR ke sana (Kazakhstan) atas undangan pemerintah, itu bukan agenda kunker. Itu acara ke sana, karena Kazakhstan itu kan salah satu negara yang pernah pindah ibu kotanya berlangsung dengan baik. Jadi Bappenas ke sana, mengundang DPR,” ujar Indra dikutip dari Cnnindonesia.com.

Menurut Indra, kunjungan Bappenas dan DPR ke Kazakhstan itu berkaitan dengan Rancangan Undang-Undang Ibu Kota Negara (RUU IKN).

Meski begitu, menurutnya, dengan atau tanpa pergi ke luar negeri, DPR berkomitmen menyelesaikan RUU IKN.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengklaim tidak berinisiatif sendiri melakukan kunjungan ke Kazakhstan.

Menurutnya, sejumlah anggota yang berangkat itu hanya mendampingi Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas).

“DPR itu mendampingi, dalam hal ini bersama Bappenas. Berangkat untuk studi ke daerah Kazakhstan yang pernah juga pindah ibu kota,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen Senin 3 Januari 2021.

Dasco menurutkan, sesuai Keputusan Badan Musyawarah (Bamus), DPR memang menunda seluruh kunjungan ke luar negeri. Namun, terdapat dua pengecualian terkait aturan tersebut.

“Yaitu undangan yang mewakili parlemen ketika kemudian parlemen Indonesia itu di dalam satu acara harus membawakan materi. Yang kedua kunjungan pejabat yang melakukan tugas negara penting,” tegas Dasco.