Terkini.id - Dalam menjalankan suatu bisnis, salah satu pengeluaran utama yang kita keluarkan apabila memiliki karyawan adalah gaji atau upah yang disebut juga dengan Tunjangan karyawan. Besaran gaji yang diberikan kepada karyawan sudah seharusnya berdasarkan kesepakatan yang telah disepakati bersama antara perusahaan dan pekerja. Selain gaji, tunjangan adalah salah satu hak karyawan.
Gaji bisa dikatakan adalah suatu bentuk pembayaran imbalan kepada karyawan yang dinyatakan dalam suatu kontrak kerja. Dari sisi bisnis, gaji dianggap sebagai biaya yang diperlukan untuk memberdayakan sumber daya manusia dalam menjalankan aktivitas perusahaan.
Lalu, apa itu tunjangan? Apa saja jenis tunjangan yang bisa diperoleh karyawan? Simak penjelasan berikut agar tak salah paham mengenai tunjangan!
Mengenal Tunjangan Karyawan
Tunjangan karyawan adalah tambahan berupa imbalan uang yang diberikan perusahaan kepada karyawan di luar gaji pokok yang diterima. Ya, selain gaji pokok, tunjangan diberikan sebagai biaya tambahan untuk menunjang pekerjaan karyawan.
Bersama dengan gaji pokok, tunjangan adalah salah satu komponen gaji atau upah. Biasanya tunjangan diketahui besaran hingga komposisinya saat karyawan menerima gaji per bulan atau periode yang telah disepakati.
Biasanya, komponen tunjangan dalam gaji terbagi menjadi dua, yaitu tunjangan tetap dan tunjangan tidak tetap. Tunjangan tetap merupakan kompensasi yang dibayarkan secara rutin bersamaan dengan gaji pokok kepada karyawan. Sementara itu, tunjangan tidak tetap jumlah dan waktu pembayarannya tidak tetap dan dapat diberikan secara langsung maupun tidak.
Perhitungan tunjangan dilakukan berdasarkan jenis tunjangan yang akan diberikan suatu perusahaan. Tunjangan tetap biasanya akan ditetapkan jumlahnya setiap bulan dan tidak terpengaruh oleh kondisi tertentu seperti tunjangan makan dan jabatan.
Sementara itu, tunjangan tidak tetap sangat tergantung dengan situasi dan kondisi dari karyawan. Misalnya, terdapat tunjangan yang hanya akan diberikan jika karyawan memenuhi persyaratan tertentu seperti tunjangan lembur dan THR.
Jenis - Jenis Tunjangan Karyawan
Terdapat beberapa jenis tunjangan yang perusahaan berikan untuk karyawannya. Tunjangan ini memiliki ketentuan yang berbeda sesuai dengan keperluan dan karyawannya. Berikut beberapa tunjangan yang lazim diberikan perusahaan:
1. Tunjangan Makan
Untuk memenuhi kebutuhan harian, biasanya perusahaan memberikan tunjangan biaya makan kepada karyawan. Tunjangan makan pun beragam macamnya, mulai dari tunjangan makan harian, makan siang, hingga makan tambahan. Biasanya tunjangan makan hanya akan diberikan atau dihitung sesuai dengan kehadiran karyawan yang bersangkutan.
Namun, ada beberapa perusahaan yang tidak memberikan tunjangan makan kepada karyawannya. Perusahaan tersebut menggantinya dengan memberikan fasilitas makan di kantor sehingga tidak memasukkan biaya tunjangan makan ke dalam gaji.
2. Tunjangan Transportasi
Untuk melakukan perjalanan ke tempat kerja atau kantor tentunya karyawan suatu perusahaan memerlukan biaya yang dihabiskan untuk beban transportasi. Banyak perusahaan sudah memberikan biaya tambahan untuk karyawan dalam memenuhi kebutuhan tersebut. Biasanya, perusahaan memberikan tunjangan transportasi.
Dalam praktiknya, perusahaan memberikan tunjangan transportasi kepada karyawan sesuai dengan jarak yang ditempuh atau bahkan menyamaratakan jumlahnya bagi semua karyawan. Sama seperti tunjangan makan, tunjangan transportasi juga hanya akan diberikan ketika karyawan hadir di hari bekerja.
3. Tunjangan Lembur
Untuk tunjangan yang satu ini diberikan sebagai tambahan saat karyawan bekerja melewati jam kerja normal. Biasanya, tunjangan lembur akan diberikan sesuai dengan aturan dan regulasi yang berlaku. Perlu diingat, tunjangan ini hukumnya wajib diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya.
4. Tunjangan Kesehatan
Tunjangan kesehatan yang diberikan oleh perusahaan harus mengikuti peraturan pemerintah. Ya, perusahaan diwajibkan untuk memberikan tunjangan kesehatan dalam bentuk jaminan sosial, yaitu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.
Selain itu, beberapa perusahaan juga memberikan tunjangan kesehatan berupa asuransi kesehatan dari pihak swasta. Sebagai tambahan, beberapa perusahaan mencakup keluarga karyawan dalam tunjangan kesehatan tetapi sebagian tidak mencakup hal tersebut.
5. Tunjangan Hari Raya (THR)
Tunjangan ini lah mungkin yang membedakan pekerja di Indonesia dengan negara lain. Tunjangan Hari Raya atau yang biasa kita kenal dengan THR bahkan diatur dalam peraturan pemerintah. THR diberikan sebagai imbalan atau bonus bagi karyawan saat merayakan hari besar keagamaan.
Dalam perhitungannya, biasanya karyawan akan mendapat satu bulan gaji pokok. Namun, jika karyawan bekerja kurang dari 12 bulan, tunjangan akan dihitung secara prorate atau prorata. THR harus diberikan kepada karyawan selambat-lambatnya 2 minggu sebelum hari raya keagamaan.
6. Tunjangan Pensiun
Tak semua perusahaan memberikan jaminan saat karyawan telah berada di usia pensiun. Namun, beberapa perusahaan menjamin hari pensiun dengan memberikan tunjangan pensiun. Tunjangan ini diberikan untuk mensejahterakan karyawan saat menginjak usia pensiun. Sehingga karyawan dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka meskipun sudah tidak produktif bekerja di perusahaan.
7. Tunjangan Jabatan
Tunjangan jabatan merupakan tunjangan yang diberlakukan kepada karyawan yang memegang jabatan tertentu di perusahaan. Biasanya, tunjangan disesuaikan dengan tanggung jawab yang dijalankan oleh pemegang jabatan. Tunjangan jabatan memiliki jumlah yang berbeda berdasarkan jabatan yang diemban oleh setiap karyawan di suatu perusahaan.
Manfaat Tunjangan Karyawan
Tunjangan Karyawan meningkatkan nilai bekerja untuk perusahaan tertentu dan dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup Anda atau anggota tim Anda.
Saat melamar pekerjaan, kandidat dapat melihat manfaat yang ditawarkan setiap organisasi dan mempertimbangkannya bersama dengan gaji saat memutuskan dimana mereka ingin bekerja.
Keuntungan dari tunjangan karyawan meliputi:
1. Kepuasan kerja
Paket tunjangan yang baik menunjukkan bahwa perusahaan peduli terhadap karyawannya. Manfaat seperti cuti berbayar, tunjangan tempat kerja, program kesehatan, dan penggantian biaya kuliah dapat membuat karyawan merasa dihargai.
Hal ini dapat menimbulkan karyawan yang senang dalam pekerjaannya, loyal kepada perusahaan dan termotivasi untuk melakukan pekerjaan dengan baik.
Tunjangan juga penting untuk semangat kerja karena tim yang bahagia dan positif kemungkinan besar akan produktif dan bekerja sama dengan baik. Juga, kepuasan kerja dari tunjangan yang baik mengurangi tingkat turnover, yang mengarah ke dinamika yang lebih kuat dan lebih stabil dalam sebuah departemen.
2. Work life balance
Keseimbangan kehidupan kerja atau work life balance, atau keselarasan antara karier dan kehidupan pribadi Anda, menjadi semakin penting bagi karyawan.
Manfaat yang meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja termasuk waktu liburan, waktu istirahat yang tidak terbatas atau dibayar murah hati, jam kerja yang fleksibel dan kemampuan untuk bekerja dari rumah.
Jenis tunjangan ini dapat membantu mengurangi stres dan kelelahan karyawan serta mencegah kejenuhan. Akibatnya, karyawan cenderung lebih produktif di tempat kerja dan di rumah.
Manfaat seperti jam kerja yang fleksibel dan waktu liburan juga memungkinkan karyawan untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga dan teman-teman mereka, memungkinkan mereka untuk memiliki kehidupan pribadi yang lebih memuaskan.
Mereka juga sangat penting bagi orang tua yang harus menyeimbangkan karir mereka dengan pengasuhan anak atau komitmen keluarga lainnya.
3. Cakupan kesehatan
Tunjangan biasanya mencakup beberapa bentuk cakupan perawatan kesehatan, yang penting untuk menjaga pegawai Anda, dan seringkali keluarga mereka yang membantu mereka membayar biaya pengobatan.
Tunjangan kesehatan membantu karyawan dan keluarga mereka membayar pemeriksaan kesehatan rutin, perawatan pencegahan, obat resep, dan perawatan medis.
Jika seorang calon atau tanggungan mereka membutuhkan perawatan kesehatan rutin, mereka mungkin memprioritaskan pekerjaan yang menawarkan rencana asuransi kesehatan yang komprehensif.
Selanjutnya, jika karyawan didorong untuk tetap sehat dan diberi alat untuk melakukannya, mereka cenderung merasa lebih energik, memiliki hari sakit yang lebih sedikit, dan menjadi lebih efektif di tempat kerja.
4. Peningkatan produktivitas
Tunjangan dapat meningkatkan fokus dan produktivitas. Paket tunjangan yang baik yang menawarkan fasilitas seperti cuti berbayar, asuransi kesehatan, dan asuransi cacat dapat mencegah pegawai mengkhawatirkan hal-hal seperti keuangan, biaya pengobatan, dan perawatan anak.
Jika karyawan lebih percaya diri tentang masalah pribadi sebelum, selama atau setelah bekerja, mereka dapat lebih fokus pada tugas dan kemajuan karir mereka.
5. Menabung untuk pensiun
Tunjangan pensiun dapat membantu memberikan karyawan cara yang terorganisir dengan baik dan andal untuk menghemat uang dan merencanakan masa depan keuangan mereka untuk diri mereka sendiri dan keluarga mereka.
Ketika karyawan pensiun, mereka akan memiliki anggaran yang telah ditentukan untuk hidup tergantung pada berapa banyak uang yang mereka simpan melalui rencana pensiun majikan mereka atau opsi pensiun lain yang mereka kejar.
Cara Menghitung Tunjangan Karyawan
Lalu, bagaimana perhitungannya? Di bawah ini kami telah menyiapkan contoh cara menghitung tunjangan karyawan.
Anggaplah perusahaan berjanji akan memberikan gaji pokok Rp6.000.000, tunjangan jabatan senilai Rp1.000.000, dan tunjangan makan sebesar Rp400.000. Di samping itu, perusahaan juga memberikan tunjangan BPJS Kesehatan serta BPJS Ketenagakerjaan.
Pada April 2022, terdapat 23 hari dan karyawan tersebut masuk penuh di bulan berjalan. Jadi, cara menghitung tunjangan dan gaji untuk staf tersebut adalah seperti di bawah ini.
|
Gaji pokok Tunjangan jabatan Tunjangan makan BPJS Kesehatan BPJS Ketenagakerjaan |
23/23 x Rp400.000 4% x Rp7.000.000 6,25% x Rp7.000.000 TOTAL GAJI BRUTO |
Rp6.000.000 Rp1.000.000 Rp400.000 Rp280.000 Rp436.800 Rp8.116.800 |
Nominal diatas ialah gaji bruto. Angka tersebut masih akan harus dipotong iuran BPJS, PPh 21, dan lain-lain.
Kesimpulan
Tunjangan adalah tambahan berupa imbalan uang yang diberikan perusahaan kepada karyawan di luar gaji pokok yang diterima. Tunjangan juga bisa dikatakan sebagai biaya tambahan untuk menunjang pekerjaan karyawan. Biasanya, tunjangan dibayarkan sebagai tambahan gaji pokok, atau termasuk di dalam gaji pokok itu sendiri.
Karena perhitungan tunjangan dihitung berdasarkan ketentuan dan jenis yang berbeda, perusahaan akan lebih terbantu dengan menggunakan Mekari. Ya, perhitungan dan pencatatan akan lebih mudah untuk dilakukan jika menggunakan software akuntansi. Mekari sebagai salah satu software akuntansi, bisa mengakomodasi kepentingan perusahaan untuk melakukan perhitungan tersebut.
Dengan berbagai fitur dan kelengkapan yang ada dan dibutuhkan perusahaan dalam melakukan pencatatan keuangan, perusahaan akan lebih terbantu dalam melakukan pencatatan keuangan khususnya untuk menghitung tunjangan bagi setiap karyawan di perusahaan.
Mekari sudah terintegrasi dengan teknologi yang mampu memfasilitasi segala keperluan perusahaan. Mekari memudahkan perusahaan dalam membuat laporan keuangan dan kegiatan akuntansi lainnya.
Untuk mengetahui lebih banyak tentang software Mekari yang memberikan banyak kemudahan, langsung saja konsultasikan kepada konsultan ahli Mekari. Gratis!










