23% dari karyawan di sini, menderita bronkitis pada masa tuanya. Setiap pengumpul pecahan kaca di sini juga terancam buta karena partikel kaca kecil yang setiap saat menghampiri matanya.
Dalam setahun pabrik ini menghasilkan 150 juta dolar atau sekitar 223 miliar rupiah. Kira-kira berapa ya gaji mereka? Pabrik memberikan honor untuk pria sebesar 9 dolar per hari atau sekitar 134.000 sedangkan wanita digaji sebesar 6 dollar per hari atau sekitar 89.000 karena resiko yang dihadapi pekerja pria lebih banyak dari pekerja wanita.
2. Pemburu Sarang Burung Walet Liar

Nah, untuk pekerjaan yang satu ini, memaksa pekerjanya untuk masuk ke hutan pedalaman. Inilah pemburu sarang burung walet liar atau bu sador.
Sarang burung walet memang sudah dikenal di seluruh dunia sebagai makanan kesehatan. Masyarakat Tiongkok biasanya membuat sup burung walet untuk menjaga kesehatan mereka.
Para pemburu ini biasanya berasal dari salah satu pulau di Filipina. Mereka menaiki perahu untuk pergi ke Pulau Nabat di mana sarang burung walet ini berada.
Seperti Indonesia, Filipina juga negara kepulauan yang kebanyakan hanya bisa dijangkau dengan perahu. Ini bukan liburan karena perahu harus merapat di tebing tinggi dan terjal seperti ini dan bukan di pantai pasir putih yang indah.
Di tebing ini ada gua tempat walet bersarang. Para pemburu ini harus memiliki mental dan fisik yang kuat untuk memanjat tebing dan masuk ke gua tanpa pengaman. Mereka hanya menggunakan alat bantu seperti kayu yang dijadikan tangga sederhana, tali, dan senter.











