Terkini.id, Makassar - Sebanyak 103 warga Rapoccini melakukan pemeriksaan swab gratis yang diadakan Pemerintah Kota Makassar.
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan Kecamatan Rappocini merupakan tempat pertama pemeriksaan Swab massal.
Naisyah beralasan bahwa Kecamatan Rappocini merupakan pusat episentrum penularan Covid-19 paling tinggi di Kota Makassar.
"15 orang diperiksa di mobil PCR, sedangkan sisanya diperiksa swab biasa," kata Naisyah saat ditemui, Jumat, 11 September 2020.
Untuk hasilnya, kata Naisyah, tes swab biasa dan mobil PCR akan berbeda. Hasil tes dari mobil PCR akan diketahui hari ini. Sedangkan, tes Swab umum baru diketahui besok lusa.
"Orang yang diperiksa di mobil PCR, hasilnya bisa diketahui hari ini juga. Sedangkan sampel 88 orang sisanya akan dikirim ke laboratorium Unhas terlebih dahulu, mungkin lusa adami," katanya.
Jika hasilnya sudah keluar, lanjut Naisyah, akan langsung diberitahukan ke masyarakat. Baik negatif maupun positif. Agar segera mendapat penanganan secepatnya.
"Hasilnya berikan ke warga, mau negatif atau positif supaya orang tahu. Kalau sudah diperiksa dan negatif kan alhamdulillah," ucapnya.
Jika hasilnya positif, masyarakat akan diarahkan untuk isolasi mandiri di rumah masing masing. Dengan syarat rumah memiliki kamar mandi dalam dan tidak memiliki banyak penghuni.
"Kalau positif isolasi mandiri kalau tidak bergejala. Itupun kalau memenuhi syarat rumahnya kalau mepet" nanti dicarikan tempat mudah-mudahan ada (hotel) kosong," papar Naisyah.
Diketahui, tes Swab di kecamatan Rappocini diadakan di Kantor Kelurahan Minasa Upa yang dimulai dari pukul 07.00 hingga pukul 11.00 WITA. Tes swab akan dilanjutkan besok, di Kecamatan Biringkanaya.









