Terkini.id, Jakarta - Maruf Amin selaku Wakil Presiden Indonesia (Wapres) memberi nasehat kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait masalah pemilu 2024.
Dalam acara Milad MUI yang ke-74 di Holten Sultan, Jakarta, Wapres RI ini menyinggung berbagai masalah Capres dan pemilu 2024.
Menurut Maruf Amin yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI bahwa urusan soal Calon Presiden (Capres) pada pemilihan presiden nanti bukanlah urusan MUI melainkan urusan partai politik.
"Kita (MUI) tidak perlu ikut-ikut dalam menentukan capres. Nanti itu partai politik," ujar Maruf Amin, dikutip dari rmol.id, Rabu 27 Juli 2022.
Namun demikian, Maruf Amin berpendapat MUI bisa saja mengarahkan para penganut agama Islam agar memilih kandidat Capres yang berakhlak mulia.
"Makanya memilih yang afdol, jangan yang tidak afdol. Yang miliki integritas, akhlak mulia, yang terbaik dari calon pemimpin. Itu tugas MUI mengarahkan umat Islam, bukan A, B," tutur Maruf Amin.
Orang kedua di Indonesia ini berharap agar MUI menjadi salah satu penjaga keutuhan bangsa, khususnya menjelang pemilu mendatang.
"Jangan sampai beda pilihan menimbulkan konflik di kalangan umat Islam dan bangsa," ucap Maruf Amin.
Senada dengan Maruf Amin, Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud menyatakan hal yang serupa.
Ia meminta kepada seluruh umat Islam Indonesia agar tidak terpecah belah hanya karena kepentingan sesaat, yaitu pemilu.
“Yang penting jangan sampai karut-marut hanya karena kepentingan sesaat waktu pemilu, waktu pemilihan presiden, waktu pilihan DPR. Maka, kami bersepakat mengeluarkan deklarasi sekitar 10 poin,” pungkas Marsudi Syuhud.










