Terkini.id, Jakarta – Percepatan pembanguan di wilayah Papua terus diupayakan oleh pemerintah. Komitmen pemerintah tertuang dalam Inpres No. 9 Tahun 2020 dan Keppres No. 20 tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Papua dan Papua Barat.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai adanya Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas merupakan sebuah sinergi pemerintah dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
"Saya memandang hal ini merupakan wujud konkret sinergi antara pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Tanah Papua," ujar Ma'ruf Amin di Jayapura dalam keterangan yang diterima, Minggu 17 Oktober 2021.
Lebih lanjut, Wapres mengaku bahwa Papua memiliki banyak talenta unggul dari berbagai bidang yang masih belum digali dan dikembangkan, sehingga diperlukan wadah bagi masyarakat untuk mengasah kemampuannya.
"Saya meyakini masih banyak potensi sumber daya manusia Papua yang belum tergali dan dikembangkan. Inilah yang menjadi tugas kita untuk mengembangkan SDM unggul di Papua dengan talenta yang sangat baik di berbagai bidang," jelas Wapres Ma'ruf Amin dilansir dari Tribunnews.
Menurut Ma’ruf Amin, hal ini terjadi disebabkan karena belum siapnya Sumber Daya Manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi, sehingga faktor SDM diakui Wapres sebagai sebuah kunci dalam bersaing di era global.
"Masih relatif tingginya angka pengangguran disebabkan oleh ketidaksiapan SDM dalam menghadapi disrupsi perkembangan teknologi. Faktor kualitas SDM menjadi kunci untuk memenangkan persaingan global, yang apabila didukung oleh tenaga kerja yang berkualitas dan terampil," tutur Wapres.
Meski demikian, Wapres tetap optimistis bahwa kehadiran BLK KOmunitas mampu meningkatkan kualitas SDM dan menjadi pondasi yang kuat dalam rangka pemberdayaan masyarakat Papua.
"BLK Komunitas menjadi salah satu tonggak penting, pondasi bagi masa depan Papua dalam menciptakan dan meningkatkan kualitas SDM di tanah Papua yang hebat ini," ujar Wapres dengan optimis
"Saya berharap pembangunan BLK Komunitas dapat diperluas, sehingga semakin banyak penduduk angkatan kerja yang mendapatkan kemudahan dalam mengakses lembaga pelatihan kerja," kata Wapres.










