Terkini.id, Parepare – Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim memimpin upacara peringatan Hari Korban 40.000 jiwa tahun 2020, yang dihadiri Kapolres Parepare, Welly Abdillah, Sekretaris Daerah Parepare, Iwan Asaad dan beberapa Legiun Veteran.
Peringatan pembantaian korban 40 ribu jiwa rakyat Sulawesi Selatan dan Barat ini diperingati oleh daerah lain di Sulawesi Selatan dan Barat, tak terkecuali Pemerintah Kota Parepare yang setiap tahunnya mengenang perjuangan para pahlawan membela rakyat Indonesia dari Wasterling, yang terjadi 74 tahun yang lalu.
Peringatan tersebut dilaksanakan di Monumen 40 Ribu Jiwa di depan Masjid Raya Kota Parepare, Jumat, 11 Desember 2020.
Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim menyampaikan, pada peringatan Hari Korban 40.000 Jiwa ini masyarakat diharapkan dapat mengambil semangat perlawanan rakyat Sulselbar yang menolak imprealisme penjajah, dan juga diwujudkan dalam bentuk memperkuat persatuan dan menumbuhkan nasionalisme.
“Kita seharusnya mengambil hikmah dan manfaat atas peristiwa tersebut, bahwa perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan para pejuang, merupakan upaya dari rakyat Sulselbar untuk mempertahankan eksistensi kemerdekaan Negara Kesatuan republik Indonesia dan patut dihargai dan diaktualisasikan terus menerus,” terang Pangerang.
"Rakyat Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat pada umumnya, dan Generasi Muda pada khususnya diharapkan, dapat menghargai perjuangan dan pengorbanan para pejuang serta mewariskan jiwa semangat dan nilai kejuangan para pejuang dalam mengisi kemerdekaan dan melaksanakan pembangunan nasional," sambungnya.
Setelah melaksanakan upacara, Pemerintah Kota Parepare dan Forkopimda melanjutkan Ziarah dan tabur bunga ke Makam Kesuma dan monumen 40.000 Jiwa di Watang Bacukiki, Kota Parepare.










