Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ingin Dunia Pendidikan Punya Strategi Baru dengan Perkembangan Global

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Ingin Dunia Pendidikan Punya Strategi Baru dengan Perkembangan Global

Ismail

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Kalimantan Timur-Peringatan hari pendidikan nasional yang digelar setiap 2 Mei setiap tahunnya digelar secara berbeda tahun ini akibat Covid-19 yang belum berakhir. Virus Corona yang sudah menyebar di berbagai belahan dunia ini memaksa semua sendi sendi kegiatan dilaksanakan secara daring. Terlebih bagi Ikatan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah se Indonesia (IMADIKLUS Indonesia) menggelar seminar pendidikan secara online dengan menghadirkan Guru Besar Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan juga Dr. Hetifah Sjaifudian M.PP yang merupakan wakil ketua Komisi X DPR RI.

Dalam pemaparannya Wakil Ketua Komisi X DPR RI tersebut menjelaskan bahwa wabah Covid-19 menjadi shock bagi dunia pendidikan di Indonesia sehingga menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pendidikan nasional.

“Wabah Covid-19 menjadi shock bagi dunia pendidikan di Indonesia sehingga memaksa kita semua untuk menggunakan teknologi dalam proses pembelajaran,dari sini juga kita menyadari pentingnya akses dan sarana prasarana dalam menunjang sistem pendidikan nasional termasuk teknologi. Kita harus berfikir menyusun strategi baru dengan perkembangan global yang terjadi” jelas Bu Hetifah sapaan akrabnya.

Hetifah juga menyinggung persoalan Pendidikan Nonformal dan Informal merupakan komponen penting dalam pendidikan nasional karena mempunyai poisisi yang sama dengan pendidikan formal dalam UU No. 20 Tahun 2003.

“PNFI memiliki posisi yang sama dengan pendidikan nonformal salam UU Sistem Pendidikan Nasional sehingga menjadi komponen penting dalam pembangunan pendidikan. Pendidikan Nonformal merupakan pilihan bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan sesuai dengan kebutuhannya.

Dalam seminar tersebut ketua Imadiklus Indonesia Ismail Mahmud juga mendorong agar ada relawan pengajar pada daerah daerah terpencil yang masih zona hijau salah satunya yaitu mahasiswa yang sudah lama pulang ke daerahnya karena persoalan pembelajaran selama masa Covid-19 utamanya di daerah daerah pelosok yang tidak mempunyai alat teknologi dan jaringan sehingga siswa hanya bisa menunggu sampai masa Covid-19 berakhir untuk mendapatkan proses pembelajaran kembali.

Dalam seminar itu juga Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendorong agar Imadiklus dan alumni Jurusan Pendidikan Luar Sekolah meningkatkan relasi dengan stakeholder-stakeholder PNFI seperti SPNF/SKB yang ada di Kab/Kota, Dinas Pendidikan Kab/Kota dan juga BP PAUD DIKMAS yang ada di masing-masing Provinsi.

Sekedar diketahui bahwa dalam waktu dekat Komisi X DPR RI akan Rapat Kerja (Raker) dengan Kemdikbud dan Hetifah akan menyampaikan masukan masukan konstruktif kepada Kemdikbud agar dunia pendidikan di tengah virus corona menjadi perhatian juga.