Wah! Dokter Gigi Asal Makassar Masuk Daftar Ilmuwan Indonesia yang Berpengaruh di Dunia

Wah! Dokter Gigi Asal Makassar Masuk Daftar Ilmuwan Indonesia yang Berpengaruh di Dunia

Dhia Fadhilah

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Salah satu ilmuwan yang berasal dari Universitas Hasanuddin, dan memiliki latar belakang sebagai dosen di Fakultas Kedokteran Gigi, berhasil masuk daftar 2 persen ilmuwan yang paling berpengaruh di dunia versi Stanford University dan Elsevier BV.

Terdapat juga 58 ilmuwan lain dari Indonesia yang masuk ke daftar tersebut.

Data tersebut dipublikasikan elsevier pada akhir Oktober kemarin, yakni 'Data for Updated Science-Wide Author Databases of Standardized Citation Indicators'.

Pada publikasi ini, para ilmuwan diberi peringkat berdasarkan nama-nama yang sering dikutip pada banyak jurnal ilmiah di dunia. Ada sekitar 159.648 ilmuwan yang namanya sering dikutip dan terdapat 58 ilmuwan dari Indonesia.

Salah satu ilmuwan yang masuk pada daftar tersebut adalah Dosen Fakultas Kedokteran Gigi Unhas, Prof.Dr.drg. Muh.Harun Achmad., Sp.KGA., K-KKA. Beliau merupakan satu-satunya ilmuwan di daftar yang berprofesi sebagai dokter gigi.

"Kalau saya lihat dari riset dan publikasi dan saya sendiri dari Unhas sendiri. Ada penelitian dan harus dipublikasi," tutur Muhammad Harun pada Senin 1 November 2021, dikutip dari Detiknews.

Selama ini, terdapat 133 jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Harun. Ia juga mengakui bahwa ia tidak mengetahui siapa saja yang telah mengutip tulisan di jurnal ilmiah miliknya.

Dia menambahkan, kecintaannya atas dunia menulis membuat dirinya lebih nyaman dalam membuat tulisan ilmiah. Menurutnya, sebagai seorang peneliti hasilnya bisa terlihat lewat tulisan ilmiah.

Atas pencapaiannya ini, dia berharap peneliti lainnya bisa terus belajar khususnya para peneliti dari Indonesia Timur. Dia mengatakan bahwa masih banyak ruang-ruang yang bisa dimasuki para peneliti untuk dikembangkan, khususnya pada penelitian terapan dan riset pengembangan.

"Prinsipnya jangan berhenti berusaha," tambahnya.