Viral, Pj Bupati Bone Diduga Minta Kades Dukung Anaknya di Pileg

Viral, Pj Bupati Bone Diduga Minta Kades Dukung Anaknya di Pileg

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Bone - Beredar video viral yang memperlihatkan Pj Bupati Bone, Andi Islamuddin diduga meminta para kepala desa (Kades) untuk mendukung anaknya di pemilihan legislatif (Pileg) 2024.

Dilihat dari video yang beredar, tampak Pj Bupati Bone Andi Islamuddin berada di sebuah ruangan bersama sejumlah orang diduga para kades.

Andi Islamuddin pun mengatakan, dengan dukungan para kades, ia meyakini anaknya sebagai Caleg akan bisa duduk di kursi DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

Tak hanya itu, kata Andi Islamuddin, dengan dukungan para kades, maka anaknya akan mampu meraih suara terbanyak dari seluruh kandidat di Pileg DPRD Sulsel tersebut.

"Kalau seluruh teman-teman kepala desa ini bersepakat saya sangat meyakini bahwa bukan hanya mampu mendudukkan anak saya sebagai anggota DPRD Provinsi. Tetapi mampu juga, memperoleh suara terbanyak dari seluruh kandidat, kan seperti itu," kata Andi Islamuddin, dikutip dari video yang beredar, Jumat, 29 Desember 2023.

Kendati demikian, Andi Islamuddin mengaku tidak memaksa para kades itu untuk mendukung anaknya. Akan tetapi, ia berharap mereka bisa memberi dukungan tersebut.

"Kira-kira kita bisa, kalau tidak bisa sampaikan, tidak ada masalah. Tapi saya berharap, saya berkeinginan besar, tapi saya berkeinginan ini, saya juga tidak mau pak, bahwa melakukan sesuatu itu dengan keterpaksaan, lakukanlah sesuatu dengan tekad dan keinginan Anda," ucapnya kepada para kades.

Sementara itu, pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bone mengaku sudah mengetahui video tersebut.

Bawaslu Bone pun akan segera melakukan pengusutan terkait video itu.

"Tadi malam kita sudah dapat videonya, dan langsung rapat. Secepatnya kita lakukan penelusuran," ujar Ketua Bawaslu Bone Alwi, dikutip dari detikcom, Jumat, 29 Desember 2023.

"Ini sementara dicari lokasinya di mana, siapa yang mengupload, dan kapan kejadiannya. Yang jelas sudah diselidiki sejak beredarnya itu video," tandasnya.