UPT Transfusi Darah Dinkes Sulsel Gencar Gelar Donor Darah di Masjid dan Gereja

UPT Transfusi Darah Dinkes Sulsel Gencar Gelar Donor Darah di Masjid dan Gereja

Nur Magfira

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Makassar - Selama bulan suci ramadhan ini, UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan gencar melakukan kegiatan mobile unit di masjid dan gereja bagi yang ingin mendonorkan darah.

“Alhamdulillah, sudah dua tahun berturut-turut ini kita selalu mengantisipasi kekosongan stok Darah di UTD dengan melakukan kegiatan mobile unit di Masjid-Masjid dan gereja,”jelas Dr. Erviana Aprilia a. Rasak, M.Tr. Adm. Kes, selaku Kasie Teknis Pelayanan Donor dan Pasien UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Ia juga melanjutkan bahwa mobile unit di masjid di lakukan pada malam hari, sementara di gereja dilakukan pada pagi hari.

“Malamnya di masjid, paginya di gereja,”lanjutnya.

Selain di masjid dan gereja, UTD juga melakukan mobile unit di bazar-bazar ramadhan.

“Selain di masjid, gereja, kami juga melakukannya di bazar-bazar ramadhan, seperti Monumen Mandala yang kami lakukan kemarin, di bazar Immim, rencana juga nanti ada bazar di Gedung Mulo,”ungkapnya.

Dr. Erviana Aprilia a. Rasak, M.Tr. Adm. Kes, juga mengatakan bahwa dimana ada tempat yang bisa kami masuki untuk kegiatan donor darah maka akan dilakukan di tempat tersebut.

Selama bukan ramadhan ini juga, UTD menyiapkan sembako bagi calon pendonor agar termotivasi untuk mendonorkan darahnya.

“Alhamdulillah juga di bulan Ramadan kami siapkan ada sembako untuk calon pendonor supaya mereka juga termotivasi untuk mendonorkan darahnya,”ujarnya.

Aman untuk melakukan donor darah selama puasa ramadhan, namun lebih baik lagi jika dilakukan setelah tarawih.

“Sebenarnya pada saat mendonorkan darah yang keluar itu kan cairan (darah), jadi yang menggantikan juga cairan, memang lebih baiknya dilakukan pada saat setelah buka puasa,”ucap Dr. Erviana Aprilia a. Rasak, M.Tr. Adm. Kes.

“Kami disini menyarankan calon pendonor, kalau memang mau mendonorkan darah dan ada apa-apa dan membatalkan puasa silahkan, tidak ada paksaan, mau juga setelah tarwih, atau buka puasa silahkan,”lanjutnya.

UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, selama Ramadhan tetap terbuka bagi calon pendonor dan pelayanan permintaan darah.

“UTD juga tetap terbuka, paling kami terima itu pendonor sampai jam 11 malam, kebanyakan yg donor setelah tarawih, sementara untuk pelayanan permintaan darahnya tetap 24 jam,”ucapnya.